Kerahasiaan Indentitas Terjamin, Silahkan Lapor Apabila Terjadi Pelanggaran Pilkada

Konfirmasitimes.com-Jakarta (05/10/2020). Badan Pengawasan Pemilihan Umum Kota Pariaman, Sumatera Barat memastikan melindungi identitas warga yang melaporkan jika ada pelanggaran terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah 2020 di daerah itu.

Dalam keterangannya Ketua Bawaslu Pariaman Riswan di Pariaman, Senin (05/10/2020) mengatakan bahwa pihaknya akan melindungi identitas warga yang melaporkan jika terdapat pelanggaran.

“Kami jadikan laporan dari warga tersebut sebagai informasi awal untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Namun, kata dia laporan yang diberikan tersebut harus dilengkapi dengan bukti, baik berupa foto yang dilengkapi dengan keterangan lokasi dan peristiwa maupun berupa hal lainnya agar pihaknya dapat ditindaklanjuti.

Hal tersebut karena selama ini banyak laporan dari warga terkait pelanggaran namun hanya berupa foto tanpa ada keterangan apapun atau hanya sedikit keterangan tanpa ada foto sebagai bukti sehingga menyulitkan pihaknya.

“Bahkan ketika kami ke lapangan warga di lokasi yang disebutkan itu tidak mengetahui adanya peristiwa pelanggaran,” katanya.

Ia menyampaikan setiap warga yang telah memiliki hak pilih dapat melaporkan peristiwa pelanggaran yang terjadi baik yang dilakukan oleh peserta Pilkada maupun aparatur sipil negara.

Dengan diberikannya hak tersebut, ia berharap warga dapat membantu pihaknya untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada yang untuk Pariaman Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.

Hal tersebut karena pihaknya keterbatasan personel serta ditambah dengan pandemi COVID-19 sehingga membatasi ruang gerak lembaga tersebut untuk mengawasi pelaksanaan kampanye peserta Pilkada di tengah masyarakat.

Sebelumnya Bawaslu Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat pengawasan partisipatif guna menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di provinsi itu yang pelaksanaannya di tengah pandemi COVID-19.

“Sumbar masuk sebagai daerah rawan karena tingkat kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan yang rendah namun pelaksanaan Pilkada harus tetap dijalankan,” kata Ketua Bawaslu Pariaman Riswan saat Rapat Koordinasi dengan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dan organisasi kepemudaan di Pariaman.

Ia mengatakan karena hal tersebut maka diperlukan peran dari berbagai pihak untuk membantu Bawaslu guna menyosialisasikan kepada masyarakat serta mengawasi kampanye peserta Pilkada yang harus memenuhi protokol kesehatan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Warganet Geram, Ketua DPRD Kuningan: Pesantren Jangan Jadi Limbah Wabah

Read Next

RUU Cipta Kerja Disahkan DPR Menjadi Undang-Undang