Di Kota Pontianak, Dua Warga Duel Hingga Menewaskan Satu Orang

Di Kota Pontianak, Dua Warga Duel Hingga Menewaskan Satu Orang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (05/10/2020). Dua warga berduel di Jalan Abdurrahman Saleh Gang Sawit, kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (04/10/2020).

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dengan banyak luka tikam.

Pelaku penikaman sudah berhasil ditangkap dengan dugaan pelaku merasa ditipu korban.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Teriakan orang meminta tolong berulang kali terdengar warga sekitar. Belakangan diketahui, ada 2 orang bukan warga setempat sedang terlibat duel.

“Saya habis mandi. Di dalam rumah, dengar orang minta tolong. Saya lihat di depan (rumah), ada 2 orang sedang bergerumul,” kata warga setempat, Reza dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (04/10/2020).

Menurut Reza, pelaku terlihat berjalan membawa pisau. “Sempat dicuci dari air gentong (tandon). Sempat bilang dia (korban) ini penipu. Nah, setelah itu kabur, dikejar warga. Bagaimana ketangkapnya, saya tidak tahu persis,” ujar Reza.

Aparat Polsek Pontianak Selatan, dan INAFIS Polresta Pontianak, tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang diketahui berinisial BH (58), terlihat bersimbah darah. Barang-barang korban diamankan, hingga olah TKP rampung sekira pukul 11.30 WIB.

“Sekitar jam 9.45 pagi ini tadi, diamankan, dibawa warga 1 orang diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal. Ada 1 orang terbujur (meninggal), di beberapa bagian tubuhnya ada luka tusuk,” kata Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin.

Terduga pelaku berinisial EP kini diamankan di Polresta Pontianak, beserta barang bukti sebilah pisau.

“Korban tidak sempat kabur, kalau kita lihat jejak di TKP, dari titik pertama sampai titik kedua. Sepanjang itu terjadi perkelahian. Korban mengalami luka tusuk senjata tajam,” tambahnya.

Sejauh ini, korban dibawa ke RSUD Soedarso, untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan kepolisian. Dugaan sementara, duel berujung kematian korban itu bermotif kekesalan pelaku.

“Pelaku merasa ditipu korban. Uang sudah dikeluarkan pelaku puluhan juta, katanya korban akan memberikan proyek, atau pekerjaan. Tapi, dari Maret sampai sekarang tidak ada,” ucap Komarudin.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hati-hati, Ada Perbaikan Jalan Tol Jagorawi Arah Ciawi

Read Next

Ingat! Rute Transjakarta Mengalami Perubahan Untuk Sepekan Kedepan