Cara Mudah Kembangkan Kemampuan Mental Anak

Bagaimana Udara Kota yang Tercemar Mempengaruhi Perkembangan Otak Anak-anak

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/10/2020). Kehidupan anak-anak modern semakin terhubung dengan gadget. Saat ini, banyak anak sekolah lebih cenderung mengetik di keyboard, smartphone atau layar tablet, karena jauh lebih nyaman dan cepat. Namun, pada saat yang sama, anak-anak secara bertahap kehilangan satu keterampilan penting – menulis tangan.

Ilmuwan dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia telah menunjukkan dalam sebuah penelitian baru bahwa tulisan tangan membantu anak-anak belajar lebih baik dan mengingat lebih banyak.

Peneliti mempelajari aktivitas otak anak sekolah dan siswa menggunakan EEG (electroencephalogram). Selama percobaan, peserta menulis dengan tangan dan memasukkan teks di keyboard, sambil mengenakan tudung khusus dengan lebih dari 250 elektroda yang merekam perubahan aktivitas otak.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa gelombang otak pada anak sekolah dan mahasiswa jauh lebih aktif selama menulis tangan.

“Menggunakan pena dan kertas menciptakan lebih banyak “kait” (koneksi saraf) di otak Anda untuk menggantungkan semua kenangan Anda. Selain itu, tulisan tangan meningkatkan aktivitas di bagian sensorimotor otak. Berkat ini, banyak indra diaktifkan secara bersamaan: pendengaran, sentuhan, penglihatan, yang menciptakan kontak antara berbagai bagian otak, membuatnya lebih terbuka untuk menerima informasi baru. Hasilnya, kita belajar lebih baik dan lebih banyak menghafal,” kata Audrey Van der Meer, salah satu penulis penelitian.

Para ahli meyakini bahwa di era digitalisasi pendidikan yang modern, anak-anak masih perlu diajari menulis atau menggambar dengan tangan minimal minimal agar tidak kehilangan keterampilan yang penting bagi otak dan perkembangan kemampuan mental tersebut.

“Belajar menulis agak lambat dan proses yang membosankan, tetapi anak-anak harus melalui itu. Gerakan tangan yang kompleks dan pembentukan huruf membuat otak lebih mudah menerima informasi dan pembelajaran baru,” kata Van der Meer.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Azerbaijan Tewaskan Puluhan Tentara Armenia dalam Pertempuran Karabakh

Read Next

Bantuan Pesantren Tahap II Rp1 Triliun Segera Cair