Kemnaker Siap Mencetak Wirausahawan Baru Melalui Program Inkubasi di Lembang Bandung

Peserta pelatihan sedang mengamati berbagai jenis kopi

Peserta pelatihan sedang mengamati berbagai jenis kopi

Konfirmasitimes.com-Bandung (03/10/2020). Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) siap mencetak para wirausahawan baru melalui program inkubasi bisnis perorangan di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat.

Dengan adanya pembekalan kewirausahaan melalui pelatihan dan pendampingan di harapkan para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia mampu menyerap setiap ilmu yang diberikan oleh para instruktur yang kompeten, sehingga kedepannya mampu menjadi seorang wirausahawan yang dapat merencanakan dan menjalankan setiap usaha yang digelutinya dengan benar dan bukan asal – asalan. Hal tersebut sangatlah penting guna membentuk seorang wirausahawan yang tangguh, kreatif, inovatif serta berdaya saing tinggi.

Kegiatan Pra inkubasi wirausahawan baru di kelas
Kegiatan Pra inkubasi wirausahawan baru di kelas

Hal tersebut sangatlah penting terutama bagi para pemula yang ingin menjadi wirausahawan, seperti yang diungkapkan Ujang, salah satu peserta pelatihan inkubasi bisnis di Lembang yang di fasilitasi pihak Kemnaker. Ujang yang mengikuti pelatihan dari 29 September sampai 3 Oktober 2020 sangat senang dapat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan pihak Kemnaker tersebut.

“Bersyukur saya bisa dapat kesempatan pelatihan yang dilakukan pihak Kemnaker di sini, sehingga saya mendapat gambaran yang jelas terkait usaha jamur tiram yang mulai saya rintis”, ungkap Ujang salah satu peserta pelatihan yang berasal dari Ciawi Bogor pada awak media konfirmasitimes.com, Jumat (02/10/2020).

“Saya juga mengucapkan banyak terimakasih pada pihak Kemnaker yang telah memfasilitasi terselenggaranya pelatihan di BBPPK dan PKK Lembang ini, sehingga sangat besar sekali manfaatnya yang saya rasakan” lanjut Kang Ujang panggilannya.

Teknik menanam dengan hidroponik
Teknik menanam dengan hidroponik

Sedangkan program inkubasi wirausaha yang menjadi model Kemnaker sendiri di mulai dari program pra inkubasi yang meliputi perencanaan usaha, pencarian ide usaha, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan serta manajemen pemasaran. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap awal, tahap pengembangan, tahap lanjutan dan terakhir tahap pasca inkubasi. Dengan model pengembangan yang dilakukan pihak Kemnaker diharapkan akan banyak bermunculan wirausahawan baru (start up) yang mampu menyerap tenaga kerja lokal di daerah masing – masing.

Penggerak UMKM

Model program inkubasi bisnis yang di selenggarakan pihak Kemnaker dengan difasilitasi BBPPK dan PKK lembang merupakan jembatan yang strategis guna menjadi penggerak UMKM di tanah air. Terlebih ditengah pandemi covid-19 yang masih menghantui negara kita dan meruntuhkan banyak perusahaan besar, UMKM tetap tangguh ditengahnya.

Peserta pelatihan sedang mengamati berbagai jenis kopi
Peserta pelatihan sedang mengamati berbagai jenis kopi

Selain itu dengan banyaknya bermunculan UMKM yang ada di Indonesia akan mampu menyerap banyak tenaga kerja yang ada, dimana faktor tenaga kerja merupakan suatu peluang dan tantangan tersendiri bagi Kemnaker untuk mampu memaksimalkan keberadaannya.

Dan untuk lebih mengoptimalkan potensi demografi yang ada, Kemnaker melalui BBPPK dan PKK juga membuat inkubasi bisnis khusus barista. Dimana setiap dilakukan pelatihan peminatnya pasti membludak, dan hasilnya banyak barista yang mampu membuka kedai kopi sendiri bahkan ada yang memiliki beberapa cabang di beberapa kota Indonesia.

Kebun kopi milik BBPPK dan PKK Kemnaker di Ciburial
Kebun kopi milik BBPPK dan PKK Kemnaker di Ciburial

Oleh karenanya pelatihan bagi para barista juga diadakan guna mampu meracik dan menyajikan kopi dengan tehnik yang baik. Bukan hanya itu saja Kemnaker juga menyediakan tempat pelatihan bagi para barista perihal pengetahuan tentang kopi, mulai dari sejarah, tanaman kopi berikut jenis jenisnya serta peluang usaha di bidang tersebut. Termasuk di sediakannya tempat pelatihan berikut dengan kebun kopinya di daerah Ciburial Lembang tidak jauh dari lokasi BBPPK dan PKK.

Dari hasil pantauan awak media konfirmasitimes.com yang mengadakan kunjungan di lokasi tersebut, selain dalam perihal kopi, di lokasi tersebut juga terdapat berbagai bentuk usaha yang telah dirintis pihak BBPPK dan PKK sebagai percontohan bagi para calon wirausahawan. Terdapat budidaya ayam, kambing, ikan, tanaman hias, holtikultura dan masih banyak yang lainnya.

Berbagai peralatan yang diperlukan para barista dalam meracik kopi
Berbagai peralatan yang diperlukan para barista dalam meracik kopi

Semua merupakan cara Kemnaker melalui BBPPK dan PKK guna mampu menciptakan wirausahawan muda yang profesional, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat menyerap banyak tenaga kerja lokal nantinya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan di Provinsi Riau Mengalami Kenaikan

Read Next

Kreatif! Daun Kering Disulap Jadi Karya Mahal