Ini Syaratnya Agar Anda Bisa Dapat Keringanan Subsidi Bunga KPR dan Kredit Kendaraan

kpr

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/10/2020). Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah Indonesia mengumumkan memberikan subsidi bunga kepada debitur kredit perumahan rakyat dan kendaraan bermotor.

Pemberian insentif tersbut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 138/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Beleid diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 25 September 2020.

“Subsidi bunga program PEN diberikan kepada debitur perbankan, perusahaan pembiayaan, dan lembaga penyalur program kredit pemerintah yang memenuhi persyaratan,” tulis beleid tersebut.

Namun, keringanan bunga KPR hanya untuk debitur rumah tipe 70. Sementara untuk bunga kendaraan diberikan kepada debitur yang memiliki usaha produktif seperti tukang ojek dan/atau usaha informal.

Lalu, persyaratan lainnya yaitu mempunyai plafon kredit maksimal Rp 10 miliar, memiliki baki debet kredit hingga 29 Februari 2020, dan mengantongi status kredit lancar per 29 Februari 2020. Untuk debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan, diwajibkan pula memiliki nomor pokok wajib pajak atau mendaftarkannya. Insentif tak diberikan pada debitur yang masuk dalam daftar hitam nasional untuk plafon kredit di atas Rp 50 juta.

Dalam hal debitur memiliki kredit lain di atas Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar, ia harus memperoleh restrukturisasi untuk kredit tersebut. Subsidi bunga diberikan dalam jangka waktu paling lama enam bulan sejak tanggal 1 Mei 2020 dan paling lama sampai 31 Desember 2020.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Selamat! 64 Pelamar Lulus Seleksi Rekrutmen Tenaga Kontrak Penanggulangan Covid-19 di Pekanbaru

Read Next

Disdukcapil Sumedang Jarang Terima Laporan Kematian Warga