Resmi Diberlakukan Uang Muka 0 Persen Untuk Kredit Kendaraan Ramah Lingkungan

kendaraan ramah lingkungan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (02/10/2020). Ketentuan uang muka bagi pemberian Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB) telah disempurnakan Bank Indonesia (BI), sehingga kini pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi nol persen.

Onny Widjanarko selaku Kepala Departemen Komunikasi BI dalam keterangannya mengatakan, kebijakan ini tercantum di Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 22/13/PBI/2020 tentang Perubahan Kedua atas PBI No. 20/8/2018 tentang Rasio LTV untuk Kredit Properti, Rasio FTV untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV dan Uang Muka).

“Kebijakan ini berlaku efektif sejak 1 Oktober 2020,” katanya.

Dijelaskan Onny, penyempurnaan ketentuan PBI LTV/FTV dan Uang Muka merupakan tindaklanjut dari Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Agustus 2020.

RDG tersebut memutuskan untuk menurunkan batasan minimum uang muka dari kisaran 5 persen-10 persen menjadi nol persen dalam pemberian KKB/PKB untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Onny memastikan kebijakan penyesuaian batasan minimum uang muka bagi kendaraan bermotor berwawasan lingkungan dilakukan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah risiko kredit atau pembiayaan yang terjaga.

Selain itu, kebijakan ini dilakukan untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan yang seimbang dan berkualitas, serta sebagai upaya untuk mendukung ekonomi berwawasan lingkungan (green economy).

Sebagaimana diketahui kendaraan bermotor berwawasan lingkungan adalah kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, yang mengatur mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) untuk transportasi jalan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Penerapan Kembali PSBB, Penumpang LRT Mengalami Penurunan Drastis

Read Next

Jatim Kembali Gelar Festival Ekonomi Syariah