Ratusan Warga Antar Jenazah Bupati Majene

jenazah bupati majene

Jenazah bupati majene

Konfirmasitimes.com-Sulbar (30/09/2020). Warga Sulawesi Barat, Khususnya Kab. Majene tampak memenuhi jalan poros Majene –  Mamuju. Mulai dari Pejabat sampai rakyat biasa berbondong-bondong turun ke jalan. Hal ini dilakukan untuk mengantar Jenazah Bupati Kab. Majene Bapak Fahmi Massiara yang meninggal Dunia.

Fahmi massiara
Fahmi massiara

Jenazah Bupati Kab. Majene dimakamkan sekitar pukul 10.00 di kompleks Masjid Raya Raudhatul Abidin, Saleppa, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (29/09/2020).

Sebelumnya Almarhum sempat di rawat beberapa pekan di rumah sakit grestelina Makassar. Ia dikabarkan menderita penyakit paru-paru. Almarhum dikabarkan meninggal dunia pada tanggal 28 September 2020.

Pada Proses pemakaman, jenazah almarhum menjalani dua kali rangkaian prosesi.

Pertama, prosesi penyerahan jenazah Bapak Bupati dari rumah pribadinya  yang berlokasi  di Battayang, Kab. Majene kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Majene yang terletak di rumah jabatan Bupati sekira pukul 09:00 Wita.

Setelah itu, dari rumah jabatan Bupati tersebut dilakukan upacara sekaligus pengantaran jenazah ke tempat almarhum dikebumikan.

Pada saat upacara tersebut, yang bertindak selaku inspektur upacara adalah Bapak Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar.

Isak tangis mengeringi prosesi pengantaran jenazah almarhum, bukan hanya dari pihak keluarga tapi juga dari teman, sahabat beliau bahkan beberapa rakyat biasa pun ikut hanyut dalam suasana haru.

Fahmi Massiara yang dikenal sebagai salah satu putra terbaik di Majene, ia dianggap memiliki segudang prestasi bahkan membawa Kab. Majene meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, ia juga punya banyak terobosan khususnya dalam mengelola pemerintahan selama memimpin Majene.

Sebelumnya, Fahmi menjabat sebagai Bupati Majene . beliau sempat berencana untuk bertarung kembali dalam pemilihan kepala daerah di Kab. Majene pada bulan desember mendatang.

Namun sayangnya, rencana tersebut terhambat lantaran hasil pemeriksaan kesehatan di Rumah sakit Wahidin di Makassar menyebutkan bahwa ia tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai kandidat calon Bupati mendatang.

Dengan keputusan ini, akhirnya posisi Fahmi sebagai sebagai  calon Bupati digantikan oleh Istrinya yaitu Patmawati yang akan berpasangan dengan Bapak Lukman.

Seperti diketahui bahwa Sebelum menjabat Bupati Majene periode 2016-2021, Fahmi Massiara, yang lahir di Kab. Majene pada 17 Juni 1963, pernah menduduki jabatan sebagai Kasubsi Bimbingan Institusi Masyarakat BKKBN Kabupaten Mamuju para tahun 1993-1995, setelah itu ia berposisi sebagai Kasi Penyusunan dan Penilaian Program (P2P) BKKBN Kabupaten Majene pada 1995-2000, dan pada tahun 2000-2003 menjabat sebagai Kepala Bidang IKAP BKKBN Kabupaten Majene.

Selanjutnya, Pada tahun 2003 – 2005 Fahmi menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Informasi Kependudukan dan Analisis Program Dinas Kesos dan KB Kabupaten Majene. Setelah itu sempat memimpin di kantor Camat Banggae Kabupaten Majene sekitar periode tahun 2005-2007, kemudian dilanjutkan sebagai Camat Banggae Timur pada 2007-2011. Dan akhirnya pada periode 2011 – 2016. bersama Bapak Bupati Kalma Katta, ia menjabat sebagai wakil bupati Majene.

Menurut, Masda, salah seorang yang hadir pada saat pemakaman almarhum. Ia merasa terharu dan merasa kehilangan

“Semoga Almarhum diberikan tempat yang layak di sisi Allah. Jujur, airmataku tak dapat ku bending. Rasanya sesak melihat jenasah almarhum,” ucapnya.

Ansar, salah seorang teman almarhum yang sempat hadir juga dalam prosesi pemakaman. Mengungkapkan beberapa kebaikan bapak bupati sejauh yang ia kenal.

“Walaupun hanya beberapa tahun bersama Bapak Fahmi Massiara, saya menjadi saksi bahwa beliau orang baik dan sangat loyal dalam berteman,” ungkapnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Tamban Catur Gali Potensi dengan Budidaya Ikan

Read Next

Begini Strategi Jitu Jawa Tengah Dongkrak Sektor Pariwisata Saat Pandemi Melanda