Pedagang di Cibugel Masih Bertahan Saat Pandemi Meski Pendapatan Menurun

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/09/2020). Meski pendapatan menurun karena konsumen tak sebanyak di masa sebelum pandemi, para pedagang kecil di Cibugel mengaku masih mampu bertahan berjualan di tengah pandemi.


“Pada bulan Mei hingga Juli memang pembeli atau yang datang ke warung sepi sekali, tapi memasuki Agustus agak mulai meningkat,” ujar pemilik warung makan Ani di pinggir jalan lingkar,  betulan Parakanpanjang,  Cipasang, Selasa (29/09/2020).


Menurutnya sejak pandemi, konsumen memang menurun drastis hingga 90 persen.
Sehingga pedagang terpaksa tidak membeli bahan baku seperti sayur dan lauk pauk dalam jumlah banyak. 


“Warung tetap buka tapi belanja bahan baku tidak begitu banyak karena takut sisa dan membusuk. Jadi kami sesuaikan dengan kondisi saja,” ujarnya 


Ani mengaku, ia masih membuka warungnya karena setiap harinya selalu ada pembeli atau konsumen. Meski konsumennya tidak terlalu banyak dibanding saat normal dulu.

“Kalau sekarang paling yang makan juga bisa dihitung jari. Tapi ada dari makanan dan minuman lainnya,” kata Ani.


Pedagang warung kecil lainnya, Dede Irfan menyebutkan, berdagang di saat pandemi memang terasa berat. Kata dia pembeli, menurun tapi kebutuhan cenderung naik.
Namun demikian, meski pandemi, warungnya tetap buka dengan modal seadanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Bahaya! Ciri-ciri Manusia Tertular Penyakit Rabies

Read Next

Update Virus Corona 30 September 2020 Semua Provinsi Indonesia