Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan? Benarkah Demikian?

Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan? Benarkah Demikian?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/09/2020). Memiliki tubuh yang ideal adalah impan besar bagi sebagian orang, ada beragam cara untuk mewujudkannya. Mulai dari menjaga pola makan yang baik, olahraga teratur, hingga mengkonsumsi beberapa obat pelangsing supaya hasilnya lebih cepat bisa dirasakan.

Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan? Benarkah Demikian?

Ada juga yang menganggap bahwa konsumsi kopi secara rutin juga bisa menurunkan berat badan, apakah benar demikian? Berikut adalah penjelasannya.

Adanya surve dari Sosial Ekonomi Indonesia mengemukakan bahawa peningkatan rata-rata konsumsi kopi di Indonesia adalah sekitar 5,42%. Hal tersebut didukung dari sebuah hasil Riset Kesehatan Dasar yang menyebutkan bahwa penduduk Indonesia 31 % yang berusia lebih dari 10 tahun sudah mengkonsumsi kopi lebih dari 1 kali sehari. Itu artinya banyak masyarakat Indonesia baik muda, hingga orang tua mengkonsumsi kopi hampir setiap hari.

Diketahui kafein adalah sebuah zat yang ada dalam kopi yang aman di konsumsi, tentu dengan kadar yang tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya. Surat keputusan Kepala Badan POM menyatakan bahwa, batas maksimal minum kopi adalah 150 mg dalam sehari yang bisa dibagi menjadi 3 dosis. Kopi sendiri bisa mengandung 50-200 mg kafein per cangkirnya, hal ini tergantung setiap penyeduhan yang Anda lakukan dalam membuatnya. Lantas, apa hubungan dari konsusmi kopi yang bisa menurunkan berat badan?

Hubungan kopi, kafein dengan menurunkan berat badan

Kafein bisa membuat mengurangi sedikit dan mencegah peningkatan berat badan, namun demikian ternyata belum ada riset yang bisa membuktikan bahwa minum kopi bisa menurunkan berat badan secara signifikan dan permanen.

Ada sebuah penelitian baru yang hanya dilakukan terhadap binatang, sayangnya penelitian ini masih diragukan kebenarannya jika menyamakan hasilnya dengan manusia. Walaupun demikain, ada beberapa teori yang bisa mendukung pernyataan bahwa ‘konsumsi kopi bisa menurunkan berat badan’.

Manfaat kafein yakni bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu tubuh dalam membakar kalori yang sudah dikonsumsi. Kafein juga bisa menangkal rasa kantuk dalam diri Anda jika mengkonsumsinya benar. Oleh sebab itu, Anda bisa melakukan aktivitas seharian dalam jangka waktu lebih lama dan mengeluarkan energi dalam jumlah lebih banyak.

Konsumsi kafein yang ada di kopi bisa mengurangi nafsu makan Anda, hal tersebut sesuai dengan riset yang telah dilakukan pada tahun 2013 yang menyatakan bahwa orang yang minum kopi akan makan lebih sedikit jika dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi.

Teori tersebut terbukti jika Anda tidak menambahkan pemanis atau gula pada seduhan kopi yang Anda buat. Memang memiliki rasa pahit jika Anda mengkonsumsi jenis kopi Robusta, jika Anda mengkonsumi jenis kopi Arabika cenderung asam. Minum kopi tanpa gula menjadi rekomendasi yang baik untuk kesehatan dari para dokter. Jika Anda menambah gula atau pemanis di seduhan kopi, maka jelas akan meningkatkan jumlah kalori tubuh Anda. Bukan berarti konsumsi banyak kafein akan semakin memaksimalkan diet Anda, justru Anda harus hati-hati menjaga kadar konsumsinya.

Lalu, kira-kira apa yang terjadi jika konsumsi kafein berlebihan?

Reaksi yang akan ditimbulkan jika minum kopi berlebih adalah seseorang akan memiliki dampak tersendiri. Dalam hal ini Badan POM membagi tingaktnya menjadi dua, yakni sebagai berikut:

Keracunan kafein pada tingkat ringan akan menimbulkan gejala mual dan selalu terjaga, pada tingkat sedang seseorang yang mengalami berlebihan mengkonsumsi kafein akan mengalami gelisah, muntah sehingga bisa meningkatkan tekanan darah. Berbeda halnya jika keracunan kafein tingkat berat, seseorang akan mengalami muntah yang parah berangsur-angsur hingga bisa terjadi kejang.

Berdasarkan rentang waktu konsumsinya, seorang yang mengkonsumsi sekali minum dalam takaran atau dosis yang dianjurkan bisa menyebabkan perasaan sangat gelisah, halusinasi, dan denyut jantung lebih cepat bahkan hingga demam. Berbeda jika konsumsi kafein secara rutin pada orang dewasa bisa menyebabkan perasaan yang gugup, cemas, gelisah hingga gemetar pada anggota tubuh di luar kemauannya. Hal ini terjadi secara tiba-tiba pada sebagian tubuh seseorang.

Kafein dikenal memang ada di kopi, namun ternyata juga ada di the, cokelat, dan minuman bersoda, serta minuman penambah stamina. Kafein juga bisa menimbulkan efek yang membuat ketagihan dan tidak dianjurkan diminum oleh seseorang yang memilki penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan Ibu hamil.

Memang kopi bisa membuat konsumsi makanan menjadi rendah, hal ini karena kandungan kafein yang ada di dalam kopi. Untuk konsumsinya, tentu dengan kadar normal yang sudah dianjurkan. Tidak berlebihan.

Nah itulah penjelasan mengenai pendapat yang sering beredar di lingkungan masyarakat mengenai ‘kopi yang bisa menurunkan berat badan seseorang’

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Di Jatim Harga Komoditas Cabe Fluktuatif

Read Next

Jangan Khawatir! Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Dapat Bantuan Bahan Pokok