Subsidi Gaji Anda Belum Masuk? Lapor Kesini

Subsidi Gaji Anda Belum Masuk? Lapor Kesini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/09/2020). Bantuan dari Pemerintah Indonesia salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan ini ternyata mendapat banyak keluhan dari para penerima termasuk para karyawan yang subsidi gajinya tak kunjung cair ke rekening.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui akun Instagram resmi nya menunggah, jika terdapat sejumlah kendala terkait penyaluran subsidi gaji/upah, seperti

  • Rekening yang tidak sesuai dengan NIK,
  • Rekening sudah tidak aktif,
  • Rekening pasif,
  • Rekening tidak terdaftar, dan
  • Rekening yang telah dibekukan oleh Bank.

Apabila Anda adalah salah satu diantara mereka, calon penerima BLT belum menerima subsidi tersebut, Anda dapat memanfaatkan layanan aduan ataupun mencari tahu bantuan di https://bantuan.kemnaker.go.id/support/home.

Akan ada fitur Pengaduan, FAQ, Aspirasi, dan Lapor. Anda bisa melakukan klik pada kanal Pengaduan untuk menyampaikan keluhan apa yang dihadapi. Pada laman ini akan diarahkan untuk login dengan akun pada website Kemnaker.

BLT yang dikhususkan untuk lebih dari 14 juta karyawan yang memiliki gaji di bawah Rp5.000.000 telah disalurkan kepada kurang lebih 9 juta pekerja pada pencairan tahap I, II, dan III.

Sementara untuk tahap IV sedang dilakukan proses pencairan pada 2,8 juta penerima yang terdaftar.

Syarat penerima subsidi gaji

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid19), Pekerja yang mendapatkan bantuan harus memenuhi persyaratan :

  1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan;
  2. terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;
  3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp.5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan;
  4. Pekerja/Buruh penerima Upah;
  5. memiliki rekening bank yang aktif;
  6. peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan dengan bulan Juni 2020
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Update Virus Corona 28 September 2020 Semua Provinsi Indonesia

Read Next

Berkas Lengkap, Ketiga Tersangka Surat Jalan Djoko Tjandra Diserahkan ke Kejari Jaktim