Berkas Lengkap, Ketiga Tersangka Surat Jalan Djoko Tjandra Diserahkan ke Kejari Jaktim

Djoko Tjandra Disebut Berada di Malaysia, Ini Respon Kejagung

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/09/2020). Terkait kasus surat jalan palsu, Bareskrim Polri melimpahkan tiga tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Senin (28/09/2020).

Pasca berkas perkara kasus surat jalan palsu dinyatakan P21 (lengkap), tiga tersangka yang diserahkan diantaranya yakni Djoko Tjandra, Anita Kolopaking dan Brigjen Prasetijo,

“Adapun barang bukti yang turut dilimpahkan, 1 buah paspor atas nama JST. Kemudian 14 buah handphone kemudian 2 buah computer, 1 buah laptop, 2 buah buku dan 39 buah dokumen dan yang terakhir 18 buah BAP, berita acara pemeriksaan barang bukti digital,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, dalam keterangannya, Senin (28/09/2020). 

Sebelumnya, dalam kasus dugaan pemalsuan surat jalan, Bareskrim telah menetapkan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking sebagai tersangka. Tersangka terkena Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, Pasal 426 KUHP, dan Pasal 221 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sementara, tersangka Brigjen Prasetijo disangkakan Pasal 263 Ayat 1 dan 2 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 KUHP, dan/atau Pasal 221 Ayat 1 dan 2 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Kemudian Anita Kolopaking terjerat Pasal 263 Ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan. 

Dakwaan sedang di susun Jaksa

Dikabarkan bahwa kasus surat jalan Djoko Tjandra akan segera masuk ke persidangan. Sejauh ini dilaporkan jaksa tengah menyusun surat dakwaan untuk perkara tersebut.

“Iya (sedang disusun dakwaan -red),” kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur (Jaktim), Milono, melalui keterangan tertulis kepada media, Senin (28/09/2020).

Menurutnya penyusunan dakwaan tersebut memakan waktu sekitar 20 hari, terhitung sejak berkas perkara tersebut diterima. Namun, kata Milono, penyusunan dakwaan ini bisa saja diperpanjang sesuai dengan izin dari pimpinan.

“Maksimal 20 hari, bisa diperpanjang dengan izin ketua PN,” katanya..

Dia juga menyampaikan bahwa ketiga tersangka kasus tersebut akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Sementara itu, Milono menyebut penahanan para tersangka tidak dipindahkan.

“Iya (disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur -red). JST dititipkan Salemba, ADK dititip di Mabes,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bareskrim Polri melakukan pelimpahan tahap II berkas dan tersangka kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra. Berkas perkara dan ketiga tersangka yakni Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, dan Brigjen Prasetijo Utomo dilimpahkan ke Kejari Jaktim.

“Jam 10.30 WIB, Ya ( 3 tersangka, Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dilimpahkan ke Kejari Jaktim -red),” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Ferdy Sambo, dalam keterangannya, Senin (28/09/2020).

Tercatat ada 66 barang bukti yang akan dilimpahkan dari ketiga tersangka. Namun Ferdy tidak merinci secara detail apa saja barang bukti yang akan diserahkan.

“Ada 66 jenis BB (barang bukti) kasus surat palsu dari 3 tersangka,” kata Ferdy.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Subsidi Gaji Anda Belum Masuk? Lapor Kesini

Read Next

Warga Inggris Hanya Boleh Lakukan Perjalanan Ke 8 Negara Ini