HBA Siap Mengemban Amanah Ketua PWNU Jambi

Hasan Basri Agus

Konfirmasitimes.com-Jambi (27/09/2020). Anggota DPR RI F. Partai Golkar yang juga Mantan Gubernur Jambi, sekaligus Ketua Alumni Pondok Pesantren As’ad, H. Hasan Basri Agus mendapatkan banyak dukungan masuk sebagai Calon Ketua PWNU Jambi pada Konferwil NU Jambi 2020.

Derasnya dukungan membuat Hasan Basri bakal maju dalam konferwil tersebut.

“Iya, Insya Allah, karena banyak dukungan, dorongan juga restu saya siap maju dalam konferwil ini,” kata Hasan Basri Agus yang biasa disapa HBA, Minggu (27/09/2020).

Menurutnya, dukungan dan dorongan adalah perintah, dia berharap bisa mengabdikan jiwa dan raganya untuk Nahdlatul Ulama

“Sebagai santri, ini adalah perintah yang tidak boleh ditolak, saya juga berharap bisa memberikan pengabdian totalitas, jiwa, raga dan segalanya untuk Nahdlatul Ulama,” papar mantan Gubernur Jambi tersebut.

Kedepan, lanjut HBA, dia akan menjalankan program keumatan, pengkaderan dan meningkatkan perekonomian kemandirian nahdliyin sesuai dengan tagline kita sekarang slogan “NU Mandiri, Indonesia Bermarabat”.

“Bismillah, intinya dengan dukungan dan dorongan ini saya siap menerima perintah ini, perintahnya para nahdliyin dan ulama,” pungkasnya.

Biografi H. Hasan Basri Agus (HBA)

Pengabdian selama 31 tahun sebagai PNS mengantarkan Hasan Basri Agus memimpin daerahnya. Mulai dari pegawai dinas kesehatan, camat, sekretaris daerah hingga bupati. Puncaknya, ia menjadi Gubernur Jambi periode 2010-2015.

Pria kelahiran Sarolangun, Jambi, 30 Agustus 1953 ini merupakan putera dari pasangan H. Agus dan Hj Mo’ah. Hasan Basri Agus memulai sekolahnya di SD Sungai Abang, MTs Pesantren As’ad, Olak Kemang, dan SMA Muhammadiyah Jambi. Setelah tamat SMA, ia melanjutkan pendidikannya di APDN Jambi. Pendidikannya terus berlanjut, ia mengambil S-1 di Universitas Sumatera Utara (USU). Bahkan dia mengambil program S-2 di LPMI Jakarta.

Dalam perjalanan kariernya,  pada usia 22 tahun, ia mengawalinya dengan menjadi PNS Dinas Kesehatan di Provinsi Jambi pada tahun 1975. Setelah itu dia mengabdi sebagai camat hampir 9 tahun di wilayah Jambi.

Pada tahun 1988, ia menjabat sebagai camat Perwakilan Muaro Sebo Kab. Batanghari, lalu menjadi camat Mersam Kab. Batanghari, camat Muara Tambesi, Kabupaten Batanghari. Kariernya terus naik, pada tahun 1997, Hasan menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian Sekwilda Provinsi Jambi. Dua tahun kemudian, ia menjabat menjadi Sekda Kota Jambi sampai tahun 2006.

Kariernya makin naik, dari sekda dia menjadi Bupati Sarolangu hingga tahun 2010. Puncaknya, Hasan terpilih menjadi Gubernur Jambi periode 2010-2015. Dia menjadi gubernur menggantikan Zulkifli Nurdin. Saat menjadi Gubernur, Hasan didampingi oleh Fachrori Umar sebagai wakil gubernur.

Pada Pilgub 2015, Hasan Basri Agus kalah suara dengan pasangan lainnya. Berdasarkan penghitungan KPUD, Hasan Basri Agus-Edi Purwanto memperoleh 639.075 suara atau 39,75%. Sementara Zumi Zola-Fachrori Umar meraih suara  968.497 suara atau 60,25%.

KELUARGA
Istri               : Yusniana
Anak            :  Erwin Afriyanti
                       Diah Agusrin


PENDIDIKAN

  • Sekolah Dasar Sungai Abang Tahun 1968
  • MTS Pesantren As’ad Olak Kemang Thn.1969 s/d 1975 (6 tahun menyelesaikan MTS, Madrasah Aliah, dan PGA)
  • SMA Muhammadiyah Ujian di SMA 1 Tahun 1977
  • APDN Jambi Tahun 1980
  • S1 Universitas Sumatera Utara (USU) Tahun 1988
  • S2 LPMI Jakarta Tahun 2000

KARIER

  • PNS Dinas Kesehatan Prov. Jambi (1975)
  • Sekwilcam Kec. Muara Bulian Kab. Batanghari (1988)
  • Kasubag Biro Tata Pemerintahan Sekda Prov. Jambi (1988)
  • Camat Perwakilan Muaro Sebo Kab. Batanghari (1988)
  • Camat Mersam, Kab. Batanghari (1989)
  • Camat Kec. Muara Tembesi, Kab. Batanghari (1990)
  • Kepala Kantor Catatan Sipil Tk. II Bungo Tebo (1994)
  • Pj. Asisten II Sekwilda Tk. II Batanghari (1996)
  • Kepala Biro Kepegawaian Sekwilda Prov. Jambi (1997)
  • Sekda Kota Jambi (1999 – 2006)
  • Bupati Sarolangu (2006 – 2010)
  • Gubernur Jambi (2010 – 2015)

PENGHARGAAN

  • Satya Lencana Karya Satya XX dari Presiden RI (1999)
  • Lencana Panca Warsa Ka. Kwarda Prov. Jambi (2003)
  • Pegawai Negeri Sipil Teladan RI, MenPAN RI (2003)
  • Lencana Manggala Karta Kencana Ka. BKKBN RI (2004)
  • Lencana Dharma Sakti Pramuka, Ketua Kwarnas (2007)
  • Penghargaan Pembangunan Bid. Pertanian dari Mentan RI (2007)
  • Lencana Melati Pramuka, Ketua Kwarnas (2007)
  • Lencana Karya Satya XXX dari Presiden RI (2007)
  • Tropi Raksaniyata Menuju Indonesia Hijau dari Meneg LH RI (2007)
  • Setiakawan Award dari Menteri Sosial RI (2007)
  •  Leadership Award dari Menpan RI (2007)
  • Adhitya Mahadyayodha dari Menteri Sosial RI (2007)
  • Akutila Dharma Bhakti Utama I dari Jaksa Agung RI (2008)
  • Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI (2008)
  • Piagam Tanda Kehormatan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI (2008)
  • Satya Lencana Pembangunan Bid. Pertanian Presiden RI (2008)
  • Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI (2008)
  • Pamong Award atas Pengabdian dan Dedikasi Bid. Pemerintahan dari Mendagni (2008)
  • Penghargaan Kosgoro dari DPP Kolektif Kosgoro (1957)
  • Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional dari Presiden RI di Istana Negara Jakarta (2009)
  • Bintang Jasa Utama dari Presiden RI
  • Lencana Permata Bangsa dari Kejaksaan Agung RI (2009)
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jelang Pilkada Semarang 2020, Paslon Diimbau Kreatif Berkampanye Di Masa Pandemi

Read Next

Pelaku Pungli Nekat Tembak Polisi