Dongkrak Potensi Lokal, Desa Pakis Latihan Pengemasan dan Pemasaran Gula Aren

Desa Pakis

Konfirmasitimes.com-Kendal (27/09/2020). Desa Pakis adalah salah satu wilayah yang ada di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Desa beriklim tropis dan sejuk ini juga mempunyai sejuta potensi lokal unggulan yang melimpah ruah, salah satunya Gula Aren. Tak heran, mayoritas penduduk sekitar bermata pencaharian sebagai produsen gula aren.

Akan tetapi, belum adanya diversifikasi produk dan cara pemasaran yang kurang optimal membuat harga jual olahan gula aren di pasar masih rendah. Produsen gula aren masih terbatas menjual produknya hanya dengan produk cair. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat sekitar terkait perizinan usaha, proses pengemasan yang baik dan pemanfaatan teknologi menjadi dasar belum adanya diversifikasi produk olahan gula aren.

Menjumpai kendala tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) bagi Dosen FE UNNES yang terdiri dari Dr. Jarot Tri BS, M. Si, Saringatun Mudrikah, S. Pd., M. Pd, Moch Faizal Rachmadi dan Ema K. Zulfa mengadakan pelatihan pengemasan dan pemasaran gula aren (11/08/2020).

Bertindak sebagai pemateri pelatihan adalah Ikrimatun Naja, A. Md selaku Tim Penyuluh UKM Kab. Kendal. Naja, menyampaikan pentingnya kemasan yang unik, tepat, menarik dan sesuai dengan selera konsumen. Kemasan menjadi unsur yang penting bagi suatu produk. Pengemasan tidak hanya sekedar pembungkus tetapi juga sebagai branding. Apapun jenis barang atau produk yang dijual, tatkala diberi kemasan atau wadah maka dari kemasan tersebut dapat terefleksi identifikasi merek produk yang di jual.

Naja menjelaskan, di era persaingan produk yang kian kompetitif ini, pengemasan menjadi salah satu ‘senjata’ dalam usaha untuk memenangkan persaingan. Ada sebuah hasil sebuah survei yang menyatakan bahwa konon seorang konsumen yang sedang belanja di supermarket hanya memiliki waktu beberapa detik saja untuk melihat dan mengenali sebuah merk produk. Karena untuk memperhatikan produk satu dengan yang lain akan menghabiskan waktu banyak. Sementara, filosofi belanja di supermarket adalah ingin cepat, praktis, dan leluasa.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dan media sosial dalam memasarkan produk juga sangat penting dalam keberlangsungan usaha. Dia juga membagikan tips dan trik bagaimana memasarkan produk di media sosial agar menarik minat konsumen yang ada. Dewasa ini, seluruh lapisan masyarakat sangat aktif dalam menggunakan media sosial mulai dari Facebook, Instagram, Whatsapp dan berbagai media sosial lainnya. Produsen dapat memanfaatkan media sosial tersebut untuk melakukan promosi atau pemasaran. Selain menggunakan media sosial, pemasaran juga dapat lebih diperluas dengan menjualnya pada market place yang tersedia seperti Bukalapak, Shopee, Tokopedia, dan masih banyak lainnya. Oleh karena itu, dapat menjadi peluang baru dalam pemasaran digital.

Menurut Naja, beberapa tips yang laris manis dalam berjualan di market place antara lain: pilih nama tokoh yang unik dan mudah diingat, gunakan logo sebagai foto profil, gunakan jasa ekspedisi yang bervariasi, tuliskan deskripsi produk yang jelas, gunakan foto asli yang jelas dan menarik, berikan harga yang bersaing, dan memberikan layanan prima dan fast respon atas segala pertanyaan yang diajukan oleh konsumen. Bagi Naja, keberhasilan penjualan suatu produk di media sosial dan market place kuncinya adalah mempromosikan dengan kreatif, inovatif dan konsisten.

“Saya sangat senang Tim Abdimas FE menyelenggarakan pelatihan ini, dalam rangka membantu mendongkrak potensi lokal unggulan gula aren di Desa Pakis. Semoga dengan adanya pelatihan ini masyarakat sekaligus produsen gula aren semakin paham bagaimana menjalankan bisnisnya agar lebih maksimal lagi,” tutur Wibisono, Kepala Desa Pakis.

Masyarakat Desa Pakis, Kec. Limbangan pun turut senang dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini. Peserta pelatihan dibekali banyak hal mulai dari proses perizinan usaha, cara membuat kemasan yang apik dan memasarkan di media sosial serta market place. Mereka berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinyu untuk membantu para pengusaha UKM gula aren sehingga produk gula aren dapat terus berkembang.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Desa Muara Pinang Empat Lawang Panen Raya

Read Next

Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Kota Pariaman Terserang Hama