Pura-pura Seorang Polisi, Pemuda Rampas Dompet dan Beli Pil Koplo

Terlibat Investasi Bodong, Peserta Ajang Pencarian Bakat Ditangkap Polisi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/09/2020). Polisi menangkap seorang pemuda yang melakukan perampasan dengan modus pura-pura menjadi polisi. Pemuda tersebut diketahui berinisial AP (28), warga Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Kapolsek Mantrijeron, Kompol Andi Mayasari Patongai dalam keterangannya mengatakan jika AP melakukan perampasan terhadap korban Irvan Yuliantoro (21) warga Trimulyo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

“Perampasan terjadi di Jalan Panjaitan Mantrijeron pada Jumat, 11 September 2020 sekitar pukul 18.30 WIB. Korban saat itu mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang ke rumahnya,” kata Andi, Jumat (25/09/2020).

Diterangkan oleh Andi, saat itu pelaku memepet dan meminta korban berhenti. Pelaku mengaku dirinya sebagai polisi dan menggeledah tas dan dompet korban. Kemudian pelaku membawa kabur dompet korban.

“Pelaku ini mengaku polisi dan memberhentikan sepeda motor korban. Kemudian pelaku menggeledah korban dan membawa kabur dompet korban,” ucap Andi.

Andi menyebut pelaku berhasil diringkus beberapa jam usai kejadian. Dari pengakuan, pelaku nekat mengaku polisi dan merampas dompet korban untuk membeli obat-obatan terlarang.

“Aksi pelaku ini dilakukan secara spontan, tidak direncanakan. Pelaku butuh uang untuk nebus obat (terlarang), karena pelaku ini sering berhalusinasi. Karena selalu konsumsi obat,” paparnya.

Dia menambahkan jika pelaku ini merupakan residivis. Pelaku, kata Andi pernah terlibat kasus pencurian, penggelapan mobil rental dan mengedarkan pil koplo.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 368 KUHP tentang perampasan. Ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutupnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Potensi Tsunami 20 Meter Selatan Jawa, Lakukan Mitigasi Sebagai Upaya Antisipasi

Read Next

Nilai Siswa SDN 1 Tanggulanom Alami Penurunan Selama PJJ