Arab Izinkan Umrah Secara Bertahap, Bagaimana Nasib Jamaah Umrah Indonesia

Arab Izinkan Umrah Secara Bertahap, Bagaimana Nasib Jamaah Umrah Indonesia

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/09/2020). Pemeritah Arab Saudi mengumumkan untuk mencabut secara bertahap penangguhan umrah yang sempat diterapkan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, ArabNews melaporkan.

Menurut Menteri Haji dan Umrah, Mohammed Saleh Benten Arab Saudi, meskipun kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah, namun pihaknya tengah mempelajari rencana tiga tahap untuk pemulihan perjalanan umrah.

Selama fase pertama, lanjutnya, warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi akan diizinkan untuk menunaikan ibadah haji kecil ini. Dengan ketentuan, layanan umrah akan beroperasi dengan kapasitas 40 persen dari kapasitas normal.

“Jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 75 persen pada fase kedua, dan pada fase tiga kapasitas penuh akan dipulihkan dan jemaah dari luar Arab Saudi akan diizinkan untuk kembali,” kata Mohammed Saleh Benten.

Selama tiga fase tersebut protokol kesehatan yang ketat akan diberlakukan.

Mohammed Saleh Benten mengatakan kementerian mendukung semua orang, investor dan pekerja yang terlibat di sektor tersebut selama transformasi kelembagaan.

Dia menambahkan, pihaknya ingin memberdayakan perusahaan umrah dan organisasi terkait agar menjadi entitas ekonomi yang kuat yang menyediakan layanan berkualitas tinggi melalui aplikasi I’tamarna.

Aplikasi resebut akan memudahkan jemaah untuk memesan perjalanannya.

Mohammed Saleh Benten menyampaikan lebih dari 30 perusahaan lokal dan internasional akan memberikan layanan kepada jemaah melalui platform elektronik yang memungkinkan penyedia layanan untuk melakukan tindak lanjut yang diperlukan saat melayani jemaah.

Menurutnya, perusahaan dan lembaga umrah melayani lebih dari 16 juta jemaah haji dari Arab Saudi, wilayah trdekat dan seluruh dunia.

Selama tahap awal, pengoperasian umrah akan tetap pada 40 persen dari kapasitas sebenarnya dalam keadaan normal.

Dia juga menekankan pentingnya registrasi lebih awal untuk umrah.

Menurutnya, perusahaan umrah bertanggung jawab untuk melakukan studi guna mengidentifikasi kebutuhan jemaah, termasuk mereka yang datang melalui negara transit.

Warga dari 80 negara sekarang dapat mengunjungi Arab Saudi untuk umrah tanpa memerlukan visa dan jumlah ini akan meningkat, tambah Benten.

Bagaimana Nasib Jamaah Umrah Indonesia

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Nizar Ali menyatakan pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari otoritas Arab Saudi terkait pemberian izin untuk memberangkatkan jemaah umrah dari Indonesia.

“Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat izin memberangkatkan,” kata Nizar dalam keterangan resminya, Rabu (23/09/2020).

Nizar mengatakan bahwa pihak Saudi akan mengeluarkan daftar resmi negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah. Ia menyampaikan Kemenag selama ini terus melakukan koordinasi dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Koordinasi itu, ia mengatakan, terus dilakukan untuk membahas terkait prioritas pemberangkatan jemaah umrah yang sempat tertunda sejak 27 Februari 2020 silam.

“Serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Kami sudah minta ke Konsul Haji KJRI untuk ikut memantau kemungkinan Indonesia mendapat izin memberangkatkan jemaah umrah,” katanya.

Keterangan lain, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim menyatakan keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia masih menunggu rilis daftar negara yang mendapat izin dari Arab Saudi. Meski begitu, Kemenag terus melakukan pelbagai persiapan sambil menunggu kepastian izin dari pemerintah Saudi.

“Kami juga akan minta kepada PPIU untuk menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan manasik umrah yang mereka lakukan,” kata Arfi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Terus Dipersolek, Kawasan Wisata Situs Baterai

Read Next

Update Virus Corona 23 September 2020 Semua Provinsi Indonesia