Di Kapuas, Harga Gas Elpiji 3kg Melonjak Tajam

gas

Ilustrasi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/09/2020). Di Kabupaten Kapuas gas elpiji 3kg melambung hingga mencapai Rp27ribu. Masyarakat setempat berharap Pemerintah Daerah Kapuas segera mengambil sikap agar beban rakyat tidak semakin berat menghadapi situasi pandemi Covid-19.

Melonjaknya harga gas bersubsidi ini disesalkan oleh warga jalan Barito gang 12 Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas, Hayati. Menurutnya, biasanya ia membeli gas melon tersebut seharga 21 ribu di kios sekitar rumahnya.

“Harga elpiji 3kg, di eceran atau kios Rp27 ribu. Padahal biasa hanya sekitar 21 atau 22. Sekarang lumayan mahal, seingat saya, ada Peraturan Bupati Kapuas terkait dengan penetapan Harga Eceran Tertinggi elpiji 3 kg. Hanya Rp17.500 di tingkat pangkalan,” kata Hayati, dalam keterangannya, Senin (21/09/2020).

Uniknya lagi, menurut Hayati, pangkalan elpiji di daerahnya sering mengaku stok barang sedang kosong. Kalaupun ada, hanya satu atau dua hari, setelah itu kembali dikatakan kosong. Namun penjual eceran stoknya menumpuk, namun dengan harganya cukup tinggi.

“Apa sengaja pangkalan menjual kepada pengecer dan diduga harga di atas HET? Sehingga tidak heran jika pengecer juga menjual dengan harga yang tinggi,” ujar Hayati.

Ia pun meminta pihak Pemda Kapuas untuk segera mengambil sikap atas melambungnya harga elpiji 3 kg di pasaran. Pasalnya, masyarakat merasa kenaikan harga tersebut membebani ekonomi mereka.

“Terlebih di masa pendemi Covid-19 ini. Lebih baik ditiadakan subsidi, kalau harganya diatas harga HET yang hanya justru menguntungkan oknum tertentu. Mana hak kami sebagai masyarakat penerima subsidi,” tandas Hayati.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Presiden Jokowi Perintahkan Pembangunan Pelabuhan Patimban Dipercepat

Read Next

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Masuk Zona Resesi