Beranikah Anda Coba Bisnis ‘Tuyul Online’?

UMKM Bisa Jadi Pemain Tangguh di Era Ekonomi Digital

Konfirmasitimes.com-Jakarta (20/09/2020). Kondisi ekonomi kini semakin sulit semenjak pandemi Covid-19. Semua aktivitas dibatasi dan menghambat seluruh kegiatan.

Tapi jangan khawatir, masih ada solusi untuk membuat dapur tetap mengepul. Dengan menjadi dropshipper atau ‘tuyul online’, Anda hanya bermodalkan gadget dan kuota internet.

Kenapa ‘tuyul online’, ya karena keuntungan bisa diperoleh dengan ‘mencuri’ atau memanfaatkan barang atau produk orang lain.

Menurut founder Digital Class Marketer, Arief Budiman Nasuko dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa dropship ialah menjual barang tanpa harus memiliki produk yang dijual.

Menurutnya dropshipper tidak ada potensi risiko kerugian hanya bermodal kuota internet.

“Ya koneksi internet, ketika ada orderan kita menanggulangi,” katanya.

Lalu bagaimana cara kerjanya, menurutnya seorang dropshipper bisa mengambil produk apa saja, darimana saja.

“Ada banyak sekali produk-produk yang sebenernya kita bisa ambil fotonya, terus habis itu kita upload ulang kembali. Setelah kita upload kembali kalau ada customer yang order kita tinggal kasih format orderannya ke tempat yang kita ambil barangnya, terus abis itu kita akan kirim,” jelasnya.

Ingat, dropshipper tidak sama seperti reseller. Menurutnya, untuk menjadi reseller biasanya seseorang harus mengeluarkan biaya.

Sejak Arief terjun dari 2015 ke profesi ini itu karena pada saat itu ia sakit dan baru saja kehilangan pekerjaan. Kondisi lah yang memaksanya untuk mencari ide bisnis lain, dan ‘tuyul online’ dipilhnya.

“Saya coba jualan tapi produknya saya ambil yang ada di marketplace, produk dari marketplace saya jual lagi di marketplace, artinya saya tidak punya produk. Nah itulah yang disebut dropship,” jelasnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ayo Dong, Segera Cairkan Dana Tenaga Kesehatan

Read Next

Polisi Turun Tangan Usut Kasus Pemerasan dan Pelecehan Wanita Saat Rapid Test