Oknum TNI Diperiksa Terkait Kasus Tabrak Lari di Pondok Ranggon

Oknum TNI Diperiksa Terkait Kasus Tabrak Lari di Pondok Ranggon

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/09/2020). Seorang anggota TNI diperiksa Polda Metro Jaya, karena diduga menjadi pelaku penabrak anggota Polri di daerah Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Anggota TNI dijemput petugas kepolisian di kediamannya pada Kamis (17/09/2020) tidak lama setelah mayat korban ditemukan.

Adapun indikasi anggota TNI itu menjadi pelaku penabrakan, setelah polisi menemukan plat mobilnya di lokasi korban ditemukan tewas.

“Plat mobilnya tertinggal di lokasi kejadian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus.

Kasus tersebut kini sudah diserahkan polisi ke Pomdam Jaya untuk pengusutan lebih lanjut.

“Identitas terduga pelaku tanya ke Pomdam Jaya,” lanjutnya.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tewas tergeletak di Jalan Raya Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (17/09/2020) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Sepeda motor korban ditemukan sekitar 200 meter dari tempat penemuan mayat.

Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP. Stevanus Tamuntuan dalam keterangannya mengatakan korban diduga keluar dari rumahnya di Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung Jakarta Timur, pada pukul 03.30 WIB.

Korban keluar dengan menggunakan sepeda motor jenis matic. Hingga saat ini, ia belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

“Nanti dokter forensik yang akan menentukan luka dan penyebab kematian,” ungkapnya.

Penyebab korban tewas

Penyebab kematian anggota Polri yang ditemukan di Jl. Sapi Perah, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dipastikan oleh Polda Metro Jaya yaitu tabrak lari.

“Korban anggota Polri kemarin adalah tabrak lari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus.

Yunus mengatakan hal itu terungkap dari hasil olah TKP. Polisi menemukan petunjuk bahwa korban merupakan korban tabrak lari.

“Pada saat itu memang ketemu ada plat nomor dan indikasi arahnya ke sana,” tambahnya.

Polisi juga memastikan anggota Polri tersebut bukan korban begal. Mengingat, sejumlah barang milik korban tidak ada yang hilang.

Seorang saksi mata, petugas PPSU Kelurahan Pondok Ranggon Darman, ikut mengevakuasi jenazah korban, yang ditemukan tewas di Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Darman mengungkapkan kondisi luka korban seperti terseret.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Di Daerah Ini, Difabel Dibekali Keterampilan

Read Next

Korban Kebakaran dan Rumah Roboh di Wilayah Depok Terima Bantuan Logistik