Desa Tlogopandogan Manfaatkan Barang Bekas Sebagai Peluang Rezeki

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/09/2020). Barang-barang barang yang tidak berfungsi yang biasanya akan langsung dibuang ke tempat sampah, menurut pebisnis bisa dijual dan bernilai jual tinggi.

Saat ini, barang apa saja bisa dijual kembali sekalipun itu sudah tak terpakai. Entah itu tumpukan kardus, botol bekas minuman, hingga benda-benda elektronik lainnya.

Di Desa Tlogopandogan Kecamatan Gajah, banyak penduduknya yang mencari nafkah sebagai pengepul rongsokan.

Dari rongsokan itu nantinya akan dijual ke pabrik-pabrik yang membutuhkan seperti pabrik kertas di Kudus dan pabrik logam di Jepara. Sebelum dijual, barang rongsokan itu akan dipilah dan dipilih sesuai jenisnya.

Ditemui pada hari Jumat (18/09/2020) Sriyati (50) selaku pemilik rongsokan mengatakan, kendalanya di modal. “Kalau modal habis, ya pinjam di bank.” terangnya.

Dengan dibantu anak dan suami, usaha yang dibangun sejak tahun 2005 ini beromzet hingga Rp15 juta sebulan.

Adanya pandemi membuat harga rongsok jadi menurun dan para pencari rongsokan juga sedikit. Namun dengan diberlakukannya new normal (adaptasi kebiasaan baru), membuat harga rongsok ankini mulai stabil.

Sriyati berharap pandemi ini cepat selesai agar harga rongsok kembali naik dan para pencari rongsok juga bisa bekerja kembali.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Surganya Bagi Pecinta Kopi, Berbagai Jenis Produksi Kopi Terdapat di Kabupaten Sinjai

Read Next

Prajurit TNI Gugur, Baku Tembak dengan KKB di Intan Jaya Papua