Palangka Raya Tingkatkan Sektor Pariwisata

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/09/2020). Pengembangan terhadap sektor pariwisata di Kota Palangka Raya diharapkan dapat mulai bergairah kembali pada tatanan adaptasi kebiasaan baru.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Periwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya berupaya agar sektor pariwisata cepat pulih dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat khususnya pada objek wisata alam diantaranya kawasan desa wisata.

Dalam keterangannya Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Ikhwanudin melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Martiana Winarsih, Rabu (16/09/2020) mengatakan bahwa alasan pentingnya penerapan protokol kesehatan di desa wisata karena, ketika Covid – 19 sudah mulai mereda, wisatawan akan memiliki kecenderungan untuk mencari tempat wisata yang tidak jauh dari rumahnya.

Di dampingi oleh Kepala Seksi Strategi Pengembangan Jaringan dan Pemasaran Pariwisata, Cornelia Sri Nawa Astuti, Kepala Seksi Analisa Data dan Pasar Pariwisata, Agustina Titin beserta staf pada Bidang Pemasaran Pariwisata, saat melakukan pendataan dan monitoring desa wisata di Danau Tundai.

Martiana juga menambahkan bahwa seperti kawasan desa wisata Danau Tundai ini memiliki potensi untuk diminati wisatawan lokal yang mempunyai hobi untuk berpetualang. Desa wisata Danau Tundai menawarkan wisata susur sungai dengan pemandangan alam hutan dan rawa yang tentunya merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berpetualang.

Disamping itu juga desa wisata Danau Tundai juga mempunyai potensi di bidang perikanan yang juga menyuplai Ikan air tawar untuk kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya.

Kaitannya dengan desa wisata, Martiana menjelaskan bahwa di Kota Palangka Raya sampai saat ini ada 11 desa wisata yang dapat di kunjungi tentunya akan menjadi pilihan bagi masyarakat lokal yang ingin berwisata jarak dekat di saat new normal.

Jika protokol kesehatan berhasil diterapkan dan dipatuhi semua pihak, hal itu akan bermanfaat bagi keberlangsungan desa wisata.

Perbaikan sarana dan prasarana serta pelayanan terutama yang berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan sangat diperlukan, ungkapnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Suami Tidak Memenuhi Syarat, Isteri Maju Di Pilkada Majene

Read Next

Tambah Lagi Ratusan Ribu Pekerja Ditolak Sebagai Penerima Subsidi Gaji, Total Capai 1,7 juta