Listrik Pintar, Inovasi Pertama di Indonesia Kabupaten Kelola Energi Sendiri

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/09/2020). Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui PT MEP, meluncurkan inovasi terbaru Listrik Pintar Muba. Peluncuran inovasi baru ini menjadikan Muba sebagai daerah yang pertama mengelola energinya sendiri.

Listrik Pintar Muba ini adalah aplikasi HP android yang dibuat untuk mempermudah masyarakat Muba dan meminimalkan kecurangan listrik di Muba.

Jadi Pelanggan listrik MEP ini bisa dikontrol cukup dari HP android begitu juga dengan pembeliannya juga melalui HP android, dan bagi masyarakat yang tidak memiliki HP Android, masyarakat bisa membelinya langsung ke agen Brilink yang sudah tersebar sebanyak 1.300 agen Brilink di desa.

Dalam keterangannya Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, Rabu (16/09/2020) mengatakan bahwa MEP adalah satu satunya BUMD yang punya izin usaha dan satu satunya BUMD yang bekerja sama dengan PT Miota Internasional Teknologi pertama di Indonesia yang meluncurkan aplikasi Listrik Pintar Muba.

Menurutnya, aplikasi Listrik Pintar Muba ini bisa mengontrol kecurangan bagi pelanggan listrik MEP.

“Kita menggunakan teknologi smart elektrik city, dalam menyalurkan listrik yang dikelola oleh BUMD MEP, seperti yang kita ketahui bahwa MEP adalah BUMD satu satunya yang punya izin usaha untuk menjual listrik dan itu ada di Musi Banyuasin,” ungkap dia.

Dodi juga menambahkan bahwa jaringan ada di 12 kecamatan dan pelanggan sudah menjadi pelanggan MEP, termasuk jaringan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Selama ini, selain membeli listrik curah dari PLN, Kita juga selalu updating untuk memperbarui pelayanan pada pelanggan, termasuk pemanfaatan energi atau teknologi terbaru yang bisa menekan lost dan memberikan pelayanan masyarakat lebih baik, di sini ada teknologi dari PT Miota Internasional Teknologi,” kata dia.

Direktur PT MEP Augie Bunyamin mengatakan bahwa aplikasi ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Muba, dan dapat mengurangi dampak kecurangan terhadap 48 ribu pelanggan dan bisa meminimalkan tunggakan tunggakan terhadap pelanggan MEP.

Lebih lanjut kata dia, untuk pengisian KWH bisa dikontrol cukup dari handphone. Bahkan juga sudah dilakukan sosialisasi kepada 12 kecamatan dan desa di Kabupaten Muba terkait Aplikasi Listrik Pintar Muba ini.

“Untuk pembayarannya sendiri bisa juga dilakukan di Bumdes. Kita sudah berkomitmen penuh atas perintah bupati untuk mengutamakan kemudahan-kemudahan dan memberikan pelayanan listrik terbaik bagi masyarakat Kabupaten Muba,” tutup dia.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pilkada 2020; KPU Bolehkan Konser, Jalan Santai Hingga Bazar

Read Next

Selamat! Tenaga Honorer Terima Subsidi Gaji