Hati-Hati Saat Bongkar Muat Barang, Jika Kendaraan Anda Tidak Ingin Digembok Petugas

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/09/2020). Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan melakukan penertiban terhadap kendaraan truk yang melakukan bongkar muat di dalam wilayah Banda Aceh.

Dalam keterangannya Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan, Aqil Perdana Kusuma Dishub Kota Banda Aceh, Senin (14/09/2020) mengatakan bahwa penertiban ini berdasarkan peraturan yang tertuang pada Qanun 6 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Banda Aceh Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengelolaan Terminal dan Pangkalan.

“Qanun tersebut mengamanahkan larangan mobil barang di atas JBI 5150 kilogram untuk melakukan bongkar muat dalam wilayah Kota Banda Aceh,” kata Aqil.

Aqil mengatakan bahwasannya jika dilakukan bongkar muat barang di jalan atau di pertokoan akan membuat kemacetan lalu lintas.

“Kalau bongkar muat barang dilakukan di pinggir jalan atau di pertokoan tentunya ini akan membuat kemacetan lalu lintas, untuk itu mobil barang dilarang masuk kota karena kita sudah punya terminal bongkar muat bagi mobil barang di Desa Santan,” jelas Aqil.

Selain itu, ia mengatakan, bagi pengemudi kendaraan angkutan barang atau perusahaan yang melakukan pelanggaran akan dilakukan penggembokan dan penyitaan KIR tentunya hal tersebut dilakukan bersama dengan kepolisian lalu lintas.

Aqil juga mengimbau kepada pengusaha dan pemilik gudang yang memfasilitasi mobil barang melakukan bongkar muat barang akan ditindaklanjutin secara lebih tegas.

“Terlebih dahulu kita berikan surat teguran pertama, teguran kedua kemudian kita lakukan koordinasi dengan MPP (Mall Pelayanan Publik) untuk pembekuan izin atau pencabutan izin hingga penyegelan tempat usaha jika terbukti memfasilitasi mobil angkutan barang di atas JBI 5150 kilogram yang melakukan bongkar muat barang di tempat usaha tersebut,” imbaunya.

Dalam hal ini, Aqil berharap kepada pengemudi dan pengusaha di Banda Aceh agar bisa bersama-sama membangun kota ini agar lalu lintas tertib dan lancar.

“Agar semakin baik dan tidak semrawut tentunya perlu andil semua pihak, baik pemerintah, pengusaha dan masyarakat agar bisa bersinergi membangun kota ini,” harap Aqil.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Protes ke Facebook, Ramai-ramai Bekukan Akun Instagram

Read Next

Jadwal dan Lokasi Layanan Samsat Keliling Hari Ini, 17 September