Selamat!, 51 ABK WNI Terima Amnesti Raja Thailand

Selamat!, 51 ABK WNI Terima Amnesti Raja Thailand

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/09/2020). Setelah melalui berbagai upaya, pada Selasa, 28 Juli 2020, sebanyak 51 orang ABK WNI, nelayan asal Aceh Timur yang tengah menjalani tahanan di Phang Ngah, Thailand Selatan mendapatkan amnesti dari Raja Thailand, YM Rama X dalam rangka ulang tahun Raja Thailand pada 28 Juli 2020.

Amnesti tersebut ditetapkan melalui keputusan Hakim Pengadilan Phang Ngah pada Rabu (09/09/2020). Para WNI tersebut telah dibebaskan dari penjara Phang Ngah dan akan dipindahkan ke Pusat Detensi Imigrasi di Bangkok, untuk selanjutnya akan dipulangkan ke tanah air.

Para ABK WNI tersebut ditahan karena telah melakukan penangkapan ikan di Perairan Andaman, Thailand pada bulan Januari dan Februari 2020.

Sejak awal, Konsulat RI di Songkhla, Thailand memberikan pelindungan terhadap para ABK berupa pendampingan hukum,  penyediaan jasa penerjemah, kunjungan ke penjara dan pemberian bantuan logistik, serta bantuan komunikasi dengan keluarga di Indonesia.

Selain 51 ABK tersebut, terdapat 6 orang ABK di bawah umur yang telah berhasil dipulangkan Kemlu dan Konsulat RI Songkhla ke Indonesia pada 16 Juli 2020 lalu.

Menindaklanjuti amnesti tersebut, Kemlu bersama Perwakilan RI di Bangkok dan Songkhla telah berkoordinasi dengan otoritas Imigrasi Thailand untuk memberikan dokumen perjalanan serta segera memfasilitasi kepulangan mereka ke tanah air.​

Pemri menyampaikan apresiasi atas pemberian amnesti dari Raja Thailand tersebut serta kerja sama Pemerintah Thailand dalam membantu proses repatriasi para ABK ke Indonesia.

Para WNI tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Thailand. Pada bulan Januari 2020, 30 nelayan dan 3 anak di bawah umur ditangkap, kemudian pada bulan Februari 2020, 21 nelayan dan 3 anak di bawah umur kembali ditangkap karena permasalahan yang sama. Untuk 6 WNI nelayan di bawah umur telah direpatriasi pada 16 Juli 2020.

Setelah pemberian amnesti, Perwakilan Indonesia tetap aktif memberikan pelayanan bagi para WNI tersebut dengan memberikan bantuan kekonsuleran dan pelayanan dokumen keimigrasian. Untuk proses kepulangannya, Indonesia akan mengupayakan seluruh nelayan untuk menjadi peserta repatriasi dengan mengikuti protokol kesehatan dari Bangkok ke Jakarta dan untuk selanjutnya kembali ke Provinsi Aceh.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hore! Cair Hari Ini, Subsidi Gaji Untuk 3,5 Juta Pekerja

Read Next

Dorr! Pistol Meletus Saat Check-In di Bandara Kualanamu