Memilih Madu Alami yang Baik

madu

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/09/2020). Memilih madu yang baik bisa jadi rumit, karena produk ini sangat sering dipalsukan, dan sebagai gantinya Anda dapat membeli campuran sirup gula dengan asam sitrat, di mana Anda bisa menambahkan sedikit madu alami untuk baunya. 

Saat memilih, paling mudah untuk fokus pada beberapa kriteria berikut.

Warna

Warna madu cair segar harus seragam dengan corak alami dari keemasan muda hingga coklat tua, tergantung pada jenis madu (mungkin ada sedikit warna kehijauan pada fireweed). Jika madu sedikit keruh, mungkin ada roti lebah di dalamnya, atau sudah mengkristal, tetapi Anda tidak perlu takut akan hal ini. Perga tidak menimbulkan bahaya apa pun dan tidak merusak rasanya, dan kristalisasi gula adalah proses yang sepenuhnya alami, yang lebih cenderung merupakan indikator kealamian, bukan palsu. Cobalah untuk tidak membeli madu dengan warna yang tidak biasa, misalnya, merah muda (paling sering dijual di supermarket) atau dengan nama yang sangat eksotis, dalam semangat: teratai, tetesan salju , dll. Madu semacam itu sangat jauh dari alami.

Bau

Aroma madu tidak boleh asam. Aroma madu alami harum, intens, manis menyenangkan, dengan nada kecil dari bunga atau herba, seperti linden. Jika madu tidak berbau sama sekali, maka ini alasan yang jelas untuk menyerahkannya kepada penjual dan terus memilih lebih lanjut.

Konsistensi

Biasanya madu sangat kental dan lengket, tetapi konsistensi yang berbeda alami untuk itu: padat, menyerupai lemak babi dari kejauhan adalah hasil kristalisasi gula. Bagi madu, ini bukan pertanda palsu atau berkualitas buruk, tetapi tidak selalu nyaman untuk digunakan. Jika madu terlalu encer dan berbuih, kemungkinan besar madu sudah mulai berfermentasi.

Rasa

Madu seharusnya tidak terlalu pahit. Madu soba atau kastanye biasanya memiliki sedikit rasa pahit, tetapi Anda dapat dengan mudah membedakannya dari rasa pahit yang langsung tidak menyenangkan. Selain itu, jangan mengonsumsi madu dengan rasa fermentasi asam, yang jelas ini bukanlah rasa khusus dari bunga atau herba, tetapi merupakan tanda pembusukan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin Terus Digencarkan Jajaran Polres Kuansing

Read Next

Trisula, Diklaim Cegah Sengketa Tanah