Apa itu Kejahatan SIM Swapping

sim swap

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/09/2020). Semakin kesini, kita dituntut untuk tetap waspada dan berhati-hati. Di zaman sekarang, modus kejahatan semakin beragam. Salah satunya yakni kejahatan penukaran SIM atau SIM swapping.

Seorang wartawan senior Ilham Bintang beberapa waktu lalu dikabarkan sempat mengalami kejahatan jenis ini.

Dimana, nomor kartu SIM Indosat miliknya dicuri, lalu uang ratusan juta rupiah di dalam rekening banknya dikuras oleh pelaku.

Kejahatan penukaran SIM terjadi ketika penipu menggunakan teknik rekayasa sosial.

Pelaku mengambil kartu SIM ponsel pengguna dengan menggunakan data pribadi yang dicuri.

Ruby Alamsyah seorang pakar digital forensik dalam keterangannya mengatakan, pelaku SIM swapping tidak pernah menargetkan individu tertentu. Korban nya pun bersifat acak.

Pelaku juga sudah mengetahui ada celah yang bisa digunakan untuk melakukan kejahatannya. Celahnya  dari sisi operator telekomunikasi dan celah dari sisi perbankan.

Setelah pelaku mendapatkan calon korban, pelaku baru mengidentifikasi mereka.

Pelaku mendapatkan data-data pribadi korban, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor ponsel, dan layanan bank, dari email phishing, voice phishing, maupun SMS phishing.

Calon korban biasanya akan di kirimkan sebuah tautan melalui surel (e-mail) oleh pelaku e-mail phishing. Sedangkan, voice phishing dilakukan lewat panggilan telepon. Dalam SMS phishing, pelaku akan mengaku dari pihak tertentu di dalam pesan yang dikirimkan.

Apabila sudah mendapatkan data pribadi lengkap, pelaku akan mencoba melakukan profiling lebih mendetail lagi.

“Salah satu yang biasa pelaku coba penetrasi lagi adalah email. Kalau e-mail-nya bisa di-hack atau bisa dilakukan phishing untuk mendapatkan password korban, pelaku akan coba lakukan itu,” kata Ruby, dalam keterangannya saat webinar “Mengenal dan Mencegah Tindak Kejahatan SIM Swap, Senin (31/08/2020).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hei Warga Semarang, Jangan Bosan Terapkan Ini

Read Next

Update Virus Corona 11 September 2020 Semua Provinsi Indonesia