Di Eropa, 1 Dari 8 Orang Meninggal Karena Polusi Udara

polusi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/09/2020). Faktor lingkungan seperti polusi udara dan gelombang panas yang diperburuk oleh perubahan iklim berkontribusi pada sekitar 13 persen dari semua kematian di Eropa, kata Badan Lingkungan Eropa (EEA).

Sebanyak 630.000 kematian di 27 negara Uni Eropa ditambah Inggris disebabkan oleh faktor lingkungan pada tahun 2012, kata EEA dalam sebuah laporan.

Ia juga mencatat perbedaan mencolok antara Eropa Barat dan Timur, yang terbagi menurut garis sosio-ekonomi.

Dengan demikian, Rumania terkena dampak terbesar dari faktor lingkungan dengan satu dari lima kematian terkait dengan polusi, sementara negara seperti Swedia dan Denmark melihat satu dari 10 kematian.

“Orang-orang miskin secara tidak proporsional terpapar polusi udara dan cuaca ekstrim, termasuk gelombang panas dan dingin yang ekstrim,” kata laporan itu.

“Ini terkait dengan tempat mereka tinggal, bekerja dan bersekolah, seringkali di lingkungan perkotaan yang kurang sosial dan dekat dengan lalu lintas padat,” tambahnya.

“Kematian ini dapat dicegah dan dapat dikurangi secara signifikan melalui upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan,” katanya.

Polusi udara adalah risiko kesehatan lingkungan terbesar di Eropa, yang menyebabkan lebih dari 400.000 kematian dini setiap tahun. Paparan polutan yang berkepanjangan dapat menyebabkan diabetes, penyakit paru-paru, dan kanker.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kejagung Gelar Perkara Kasus Jaksa Pinangki, KPK Turut Dilibatkan

Read Next

Ramai Seruan ‘Boikot’ Film Mulan, Ada Apa?