Borobudur Marathon 2020 Digelar dengan Konsep Hybrid

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/09/2020). Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Borobudur Marathon merupakan event yang ditunggu-tunggu di Jawa Tengah. Oleh karena itu, event internasional ini harus tetap diadakan meski di musim pandemi Covid-19.

“Semangat pelari tidak pernah putus. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah berpikir dan memiliki ide brilian serta mencari solusi agar Borobudur Marathon tetap diadakan,” kata Ganjar.

Dalam keterangannya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (08/09/2020) mengatakan bahwa nanti hanya pelari tertentu saja yang diundang secara khusus di Borobudur Kabupaten Magelang. Sedangkan pelari lain bisa turut serta secara virtual.

“Memang sedikit berbeda karena pandemi, namun Bomar tidak berhenti walaupun pandemi,” ujarnya.

Ganjar juga menambahkan bahwa saat pandemi Covid-19 mulai melanda bulan Maret lalu, semua event di evaluasi ulang. Seperti sektor pariwisata, olahraga dan salah satunya adalah Borobudur Marathon.

“Kita melihat event-event internasional sebagian besar di batalkan. Maka kita kasih PR kepada kawan-kawan bagaimana caranya agar Bomar tetap berjalan dan protokol kesehatan tetap di pegang. Orang masih bisa menikmati dan mengikuti serta memeriahkan Bomar meski dalam situasi seperti ini. Kita mensupport dan menyiapkan,” ungkap Ganjar.

Meski situasi seperti ini, imbuhnya, semuanya harus optimis. Ia mencontohkan Tour de Borobudur, dulu dilaksanakan dalam skala besar. Namun karena pandemi, kemudian diadakan dalam skala kecil. “Kita optimis karena kita ketemu dengan tim yang sangat kreatif,” ucapnya.

Diakui oleh Ganjar, persiapan Bomar tahun 2020 ini memang berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini harus dibuatkan simulasi dulu, sehingga akan tahu apa yang harus dilakukan.

“Kita coba melakukan mitigasi, keamanan secara protokol kesehatan di siapkan dengan baik. Kita akan mensupervisi, panitia mesti menyiapkan. Dulu masyarakat kita undah dipinggir-pinggir jalan, sekarang cukup di rumah dulu saja dan lihat secara steaming,” katanya.

Budiman, salah satu penitia menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, maka panitia akan melaksanakan Bomar dengan konsep Hybrid, yakni gabungan antara pelari nyata dan virtual.

“Kita melihat semangat Gubernur Jateng, sponsor dan Yayasan Borobudur yang tidak pernah menyerah, maka kita diskusi dengan race director, Sekjen Pasi, dokter spesialis olahraga, Pemprov dan akhirnya menemukan konsep hybrid,” ujarnya.

Konsep hybrid ini, kata Budiman, sifatnya tetap lari dan sentralnya tidak harus di Borobudur. Bomar sendiri di jadwalkan akan dilaksanakan pada 15 November 2020.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Wisata Sumedang Baru, Monumen Tugu Km 0 Telah Diresmikan

Read Next

Capai USD137 Miliar, Cadangan Devisa Agustus 2020