Sempat Ditutup, Kini Pantai Balekambang Malang Resmi Dibuka Kembali

Keindahan pantai balekambang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/09/2020). Setelah lima hari ditutup wisata di wilayah jalur lintas selatan kini beberapa sudah mulai dibuka untuk umum. Pantai tersebut adalah pantai Balekambang dan pantai Ngeliyep Malang. Pantai Balekambang memang selalu ramai pengunjung karena menjadi destinasi pantai favorit bagi para wisatawan lokal, hingga Internasional.

Pagi hari di pantai balekambang
Pagi hari di pantai balekambang

Pasalnya pantai Balekambang memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari adanya teluk di pojok pantai, lokasinya yang mudah dijangkau, adanya Pura Amarta Jati yang membuat pantai Balekambang semakin unik dan menarik untuk dikunjungi.

Pantai Balekambang sebelumnya memang sempat ditutup , mengingat kasus penyebaran Covid-19 di Malang saat itu kian bertambah. Namun kabar baiknya, kini pantai Balekambang dibuka kembali mulai Sabtu, 18 Juli 2020 dengan protokol kesehatan yang berlaku di pantai ini.

Sesuai yang tercantum dalam surat keputusan yang dikeluarkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang bernomor 556/566/35.07.108/2020 menyatakan bahwa, jika ada protokol Kesehaatan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus diterapkan oleh pengelola Pantai Balekambang.

Semenjak sudah dibuka kembali pantai Balekambang sudah ramai dikunjungi oleh beragam wiatawan yang berkunjung ke pantai. Rata-rata perhari pengunjung pantai Balekambang berkisar mulai 100 hingga 150 pengunjung.

Kembalinya pembukaan wisata pantai Balekambang dan Ngliyep di JLS (jalur lintas selatan) tentu akan berdampak baik lagi bagi perekonomian kerakyatan di daerah sekitar yang berjualan atau mencari nafkah menggantungkan di objek wisata.

Warung-warung makanan, souvenir, dan penginapan sudah kembali dibuka seiring dibukanya pantai Balekambang ini. Tentu hal ini menjadi awal yang baik untuk warga setempat yang mencari nafkah dari tempat wisata. Para pengunjung juga akan dimudahkan dalam menacari makanan, oleh-oleh atau buah tangan serta penginapan jika ingin stay di pantai Balekambang lebih lama.

Perekonomian di daerah sekitar pantai pun mulai pulih kembali, hal ini juga di sebabkan dari jumlah pengunjung yang mulai berdatangan ke pantai Balekambang Malang. Salah satu pantai primadona di Malang yang sebelum pandemi Covid-19, tidak pernah sepi pengunjung.

Para pengunjung pantai Balekambang memang tak sekedar berwisata, ada yang berkunjung ke Pura Amartha Jati untuk menunaikan kewajiban bagi mereka yang menganut agama Hindu. Pura ini biasanya akan ramai dikunjungi pada hari Sabtu dan Minggu pagi hari.

Pantai sebagai objek wisata memiliki daya tarik tersendiri, selain untuk rekreasi pantai juga bisa untuk melepas penat, karena Anda bisa menghirup udara segarnya pantai, menyaksikan matahari terbit dan terbenam, dan terken pancaran matahari yang bagus untuk tubuh Anda. Hawa sejuk dan udara segar yang Anda hirup, pemandangan luasnya pantai yang indah bisa membuat pikiran kembali segar dan hati pun senang.

“Para pengunjung yang datang ke Pantai juga tak hanya berwisata, meningkatkan spiritual. Selain itu, ada juga memang yang berikhtiar untuk tetap menjaga kesehatan jasmaninya”. Ucap Wildan sebagai pengelola Pantai Balekambang dan Ngliyep.

New normal atau adaptasi baru memang masih jarang pengunjung dari luar kota, namun para pengunjung tidak perlu khawatir untu bisa mengunjungi pantai ini. Protokol kesehatan sangat diterapkan oleh pengelola pantai Balekambang dalam pencegahan covid-19. Mulai dari tempat cuci tangan dan sabun yang ada di berbagai spot pantai, penyemprotan disinfektan di area pantai, dan semua orang yang ingin datang ke pantai wajib menggunakan masker tanpa tekecuali. Aturan tersebut sudah sesuai SOP yang berlaku.

Jadi, bagi orang-orang yang ingin bertamasya ke pantai Balekambang harap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku di pantai. Tetap jaga jarak, dan hindar berkumpul dengan banyak orang. Jaga kebersihan, dengan rajin mencuci tangan atau bisa membawa handsanitizer dan tetap menggunakan masker selama di area pantai.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Harga Tiket Nonton dari Mobil di Senayan Park

Read Next

Selamat Hari Aksara Internasional, Pentingnya Melek Huruf Bagi Milenial