Ekonomi Global; Perkiraan Krisis yang Akan Segera Terjadi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/09/2020). Para ahli yang diwawancarai oleh Bloomberg memperkirakan tantangan baru bagi ekonomi global sebelum akhir tahun ini.

Jadi, dijelaskan bahwa pemulihan ekonomi dunia dari krisis akibat Covid-19 semakin melemah, sehingga semakin mendekatkan akhir yang tidak pasti di tahun 2020.

Para ahli mencatat pemulihan ekonomi global baru-baru ini, tetapi tetap banyak kekhawatiran. Jadi, menurut Joachim Fels, penasihat ekonomi global, Pacific Investment Management, negara-negara sudah berada di puncak kenaikan, setelah itu resesi akan dimulai.

Pemerintah negara maju telah menggelontorkan triliunan dolar sebagai langkah-langkah dukungan untuk mengembalikan ekonomi mereka senormal mungkin dalam pandemi. Berkat ini, pengangguran turun tajam di AS pada bulan Agustus, dan situasi di pasar perumahan membaik. Perekonomian Tiongkok mulai pulih, dan produksi di Jerman tumbuh. Pada saat yang sama, pasar negara berkembang menerima “kelonggaran” karena jatuhnya dolar.

Tetapi mempertahankan posisi di semua bidang ini tidak akan mudah, kata para ekonom. Ini akan membutuhkan otoritas untuk meningkatkan upaya guna merangsang ekonomi pada saat banyak yang siap untuk mengurangi langkah-langkah dukungan.

Misalnya, 1,4 juta pekerjaan diciptakan di Amerika Serikat pada bulan Agustus. Seperti yang ditunjukkan oleh Ryan Sweet dari Moody, perekonomian harus “mengikuti kecepatan ini”, tetapi tanpa dukungan keuangan akan sulit untuk melakukannya.

Ada tanda peringatan lain juga. Awal bulan ini, beberapa perusahaan besar mengumumkan PHK. Diantaranya, Ford Motor Co. dan United Airlines Holdings Inc.

Selain itu, ketegangan antara AS dan China berpotensi meningkat menjelang pemilihan presiden pada November nanti. Ini akan merusak kepercayaan bisnis, catatan artikel itu.

Di China, konsumen masih belum mau mengeluarkan uang. Pada saat yang sama, bank-bank terbesar di negara itu melaporkan penurunan keuntungan terburuk dalam lebih dari satu dekade karena pertumbuhan kredit macet.

Pabrik-pabrik Eropa mencoba untuk memangkas biaya karena permintaan yang berkurang dan pemotongan harga menekan keuntungan.

Masalah lainnya adalah risiko gelombang kedua virus corona baru. Warrick McKibbin dari Brookings Institute memperingatkan bahwa vaksinasi akan memakan waktu lama untuk diluncurkan di seluruh dunia.

Dia memperkirakan kerusakan ekonomi global akibat pandemi di tahun-tahun mendatang mencapai $ 35 triliun.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Turki Memulai Latihan Militer Karena Ketegangan Tetap Tinggi dengan Yunani

Read Next

Inspirasi Gaya Rambut Cantik Khas Gadis Jerman