Ditunda, Penyesuaian Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi

tol cipularang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/09/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memutuskan untuk menunda penyesuaian tarif ruas Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) terhitung efektif mulai dari Senin (07/09/2020).

Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) diharapkan untuk terus meningkatkan pelayanan jalan tol sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta memenuhi kebutuhan dan ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan jalan tol.

Hal tersebut ditekankan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, walaupun penundaan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Penundaan penyesuaian dilakukan atas pertimbangan kondisi sosial ekonomi dalam masa Pandemi COVID-19. Penundaan dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan,” ujar Danang Parikesit, dalam keterangannya, Senin (07/09/2020).

Penundaan penyesuaian tarif tol berlaku untuk semua Golongan pada ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi. Dengan adanya penundaan tarif ini, maka pengguna tol untuk semua golongan membayar tarif tol jarak terjauh sesuai dengan tarif semula.

Dengan demikian, tarif jarak terjauh untuk ruas tol Cipularang adalah sebagai berikut : Golongan I Rp 39.500, Golongan II Rp 59.500, Golongan III Rp 79.500, Golongan IV Rp 99.500, Golongan V Rp 119.000.

Sementara untuk ruas tol Padaleunyi, tarif jarak terjauh adalah sebagai berikut : Golongan I Rp 9.000, Golongan II Rp 15.000, Golongan Rp 17.500, Golongan IV Rp 21.500, Golongan V Rp 26.000.

Sebelumnya penyesuaian tarif diberlakukan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku BUJT untuk kedua ruas tol tersebut dengan mengacu pada Keputusan Menteri PUPR No. 1128/KPTS/M/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada ruas Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Keputusan Menteri PUPR No. 1116/KPTS/M/2020 tanggal 26 juni 2020 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Padalarang-Cileunyi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Banyak Manfaat, Mangrove Harus Dilestarikan

Read Next

Cegah Abrasi Pantai, LSM Pekalongan Tanam 3000 Mangrove di Pantai Wonokerto