Blora Adakan Lomba Layang-layang Hias, Ratusan Peserta Berpartisipasi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/09/2020). Di Blora, ratusan peserta mengikuti lomba layang-layang hias sowangan.

Lokasi perlombaan tepatnya di jalan baru yang menghubungkan wilayah Kelurahan Beran, Gabus (Kelurahan Mlangsen) dan Desa Kamolan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (06/09/2020).

Panitia penyelenggara, Aji dalam keterangannya menjelaskan, lomba diprakarsai oleh pemuda Kelurahan Beran dan Mlangsen dalam rangka menyemarakkan bulan Suro dan mendorong kreativitas pecinta layang-layang hias sowangan.

“Kami gelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Menurut dia, jumlah peserta yang minat mengikuti lomba ternyata di luar dugaan, sebab dari 150 tiket yang disediakan ternyata yang minat mencapai 200 lebih peserta.

Mereka, kata dia, ada yang datang dari Kabupaten Tuban, Madiun, Ngawi, Jawa Timur.

“Kami bukan berarti menolak, tapi memang jumlahnya dibatasi sesuai kesepakan panitia,” terang dia.

Aji menjelaskan, teknis lomba dimulai pukul 13.00 WIB. Terbagi dalam tujuh kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 20 hingga 25 peserta, baik dari dalam kabupaten dan luar Kabupaten Blora.

Mulai persiapan hingga menerbangkan dan menurunkan layang-layang diberi waktu maksimal 20 menit. “Alhamdulillah, berjalan lancar dan tertib,” kata dia.

Aneka motif dan kreasi layang-layang seperti naga, cobra, burung, capung, lebah perahu dan pesawat terbang ditampilkan peserta penuh semangat.

Meski cuaca terik, acara yang berlangsung dalam pandemi Covid-19 ini menarik ribuan warga untuk datang menyaksikan. Geliat ekonomi juga berputar dengan bermunculan para penjual makanan dan minuman.

Panitia lainnya, Rendra menyampaikan, setelah tujuh kelompok berhasil mengikuti lomba, sambil menunggu hasil penilaian dan keputusan tim juri, digelar kontes terbang layang-layang hias bagi semua peserta.

“Suasana makin meriah dan semarak. Peserta sangat antusias. Oleh karena itu kami akan mengadakan lomba yang sama pada bulan depan, hanya saja dengan tema beda, yakni layang-layang gelas,” ungkap dia.

Tak berselang lama, panitia mengumumkan hasil penilaian dari dewan juri. Ada tiga juara dan tiga juara harapan. Kemudian, ada juga juara favorit serta hadiah doorprize. Masing-masing juara mendapatkan uang pembinaan dan piagam.

Penilaian yang dilakukan di antaranya kekompakan, kreativitas dan keindahan serta kepatuhan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Baik dari Pemerintah Kelurahan, Kecamatan, Polsek dan Koramil,” imbuh dia.

Sementara itu, Nono, salah seorang peserta mengaku senang. Meskipun sempat pesimis karena anginnya tidak cukup kencang untuk menerbangkan layang-layang miliknya. “Senang dan bahagia, bukan juara yang kami kejar, tapi kebersamaan. Jika bahagia, itu bisa meningkatkan imun tubuh. Kalau ada event lagi akan ikut,” ucap dia.

Hal senada disampaikan oleh Karyadi, salah seorang warga Kelurahan Mlangsen. “Sangat mengapresiasi, ruh dan tradisi bermain layang-layang ini tetap diperhatikan, dan para peserta diharapkan menjadi pelopor patuh disiplin protokol kesehatan Covid-19 bagi warga sekitarnya,” ungkap dia. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pekerja Migran Dapat 5 Fasilitas Ini di Bandara Soetta

Read Next

Hindari Antrean, Pengguna KA Dihimbau Manfaatkan Hari Minggu