Risiko Bencana di Kawasan Pariwisata Candi Borobudur Mulai Dikaji

Konfirmasitimes.com-Jakarta (05/09/2020). Kajian Risiko Bencana (KRB) kawasan pariwisata Borobudur akan disusun. Hal ini sebagai upaya memperkuat kawasan pariwisata super prioritas Borobudur dari bencana alam dan teknis penentuan KRB di kawasan pariwisata.

Dalam keterangannya Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto, Kamis (03/09/2020) mengatakan bahwa Candi Borobudur telah ditetapkan menjadi salah satu kawasan pariwisata super prioritas oleh pemerintah pusat. Oleh karenanya, manajemen bencana dipersyaratkan agar penanganannya lebih terarah.

“Manajemen bencana pada kawasan pariwisata, utamanya di kawasan Borobudur sangat penting dilakukan agar nantinya penanganan bencana lebih terarah,” ungkap Edi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto mengatakan bahwa Kawasan Borobudur memiliki keanekaragaman kondisi alam dan faktor penduduknya. Namun, di sisi lain Borobudur juga menyimpan potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Oleh karenanya, diperlukan upaya penanggulangan bencana yang terarah dan terstruktur sebagai dasar perencanaan penanggulangan bencana.

“Mengingat Candi Borobudur sudah masuk dalam daftar destinasi wisata super prioritas pemerintah, sudah selayaknya Candi Borobudur menjadi tempat wisata yang aman dan nyaman, termasuk ramah bencana bagi turis yang akan menikmati megahnya candi terbesar di dunia ini,” ujar Adi.

Adi juga menambahkan bahwa melalui Kajian Risiko Bencana Kawasan Borobudur ini diharapkan dapat menentukan potensi bencana.

“Kepada OPD terkait di Wilayah Kabupaten Magelang, saya himbau untuk secara sinergis menyediakan data valid yang dibutuhkan dalam kajian, sehingga forum diskusi ini menghasilkan satu keputusan yang tepat dalam penyusunan Kajian Risiko,” tuturnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Conor McGregor Masuk Deretan 100 Selebriti Terkaya versi Forbes

Read Next

Menlu Bantah Indonesia Menjadi Pangkalan Militer China