Bisnis Keranjang Tembakau Tetap Stabil Meski Pandemi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/08/2020). Memasuki musim panen tembakau, para pengrajin keranjang tembakau di Kabupaten Temanggung mulai melaksanakan kegiatan produksi.

Salah satu pengrajin, Wahyudi (50) dari Dusun Tentrem, Desa Rowo, Kecamatan Kandangan, dalam keterangannya menungkapkan telah memulai kegiatan produksinya dari dua bulan yang lalu. 

Usaha yang dijalani Wahyudi bersama istrinya tersebut telah dirintis sejak tahun 1997 dengan mendatangkan bahan baku bambu langsung dari Muntilan.

Harga bambu yang didatangkan berkisar Rp 18.000 per potongnya dengan panjang 7 meter. Dalam setiap harinya Wahyudi mampu memproduksi keranjang tembakau sebanyak 2 kepok.

Keranjang buatannya dipasarkan di daerah Desa Rowo dan sekitarnya. Sistem penjualan yang digunakan Wahyudi dengan cara memesan terlebih dahulu atau datang langsung ke rumahnya.

Berbagai kendala telah dihadapi Wahyudi, biasanya dari bambu yang busuk, sehingga mengalami kesulitan dalam pembuatannya.

Pandemi Covid-19 tidak berpengaruh dalam penjualan keranjangnya, karena Wahyudi hanya memproduksi dalam jumlah sedikit, sehingga keranjang hasil produksinya pasti terserap.

“Saya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga saya dapat menambah produksi keranjang tembakau,” katanya, Kamis (13/08/2020). 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Bentrok Dengan Warga Di Situbondo, Polisi Tetapkan 45 Pesilat PSHT Jadi Tersangka

Read Next

Libur Panjang; KAI Tambah Perjalanan Kereta Api