Ukraina Ancam Bawa Iran ke Pengadilan Internasional

Boeing dari Ukraina International Airlines

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/08/2020). Kiev akan menuntut Teheran di pengadilan internasional jika negosiasi gagal atas kompensasi untuk Boeing dari Ukraina International Airlines ditembak jatuh di dekat Teheran pada Januari, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan pada briefing hari Jumat (31/07/2020).

“Tentu saja, jika negosiasi dengan Iran tidak berhasil, maka kita akan pergi ke pengadilan internasional, dan saya sama sekali tidak ragu bahwa kita akan membawa Iran ke pengadilan dan Iran akan membayar semua kompensasi yang diperlukan. Tetapi ini adalah Rencana B, dan Rencana A” – ini adalah negosiasi dengan Iran untuk menyelesaikan semua masalah dan membayar kompensasi, ” kata Kuleba.

Dia mencatat bahwa para pihak sepakat untuk putaran negosiasi berikutnya.

“Berdasarkan hasil pembicaraan kemarin dengan Iran dan hasil pertemuan pagi itu, saya sangat optimis,” kata menteri, seraya mencatat bahwa ia melihat kecenderungan Iran untuk melakukan pembicaraan yang substantif. Kuleba menambahkan bahwa Kiev siap untuk setiap perkembangan acara.Boeing 737-800 Ukraina International Airlines yang terbang ke Kiev jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran pada pagi hari tanggal 8 Januari. 176 orang meninggal: warga Iran, Ukraina , Kanada , Inggris , Jerman , Swedia dan Afghanistan. 

Pada 11 Januari, militer Iran mengatakan bahwa Boeing Ukraina ditembak jatuh secara tidak sengaja, faktor manusia yang harus disalahkan: pesawat itu terbang di dekat fasilitas militer Iran dan dikira sebagai “target musuh”, yaitu rudal jelajah. Pada saat yang sama, Iran mencatat bahwa mereka mengharapkan serangan dari Amerika Serikat , sehubungan dengan sistem pertahanan udara negara itu untuk kesiapan tempur penuh.

Kemudian pada bulan Januari, pihak berwenang Iran mengatakan bahwa menurut sebuah laporan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Iran tentang jatuhnya Boeing Ukraina, pesawat itu ditembak jatuh oleh dua rudal darat-ke-udara jarak pendek dari sistem pertahanan udara Tor-M1. Menurut laporan itu, dua rudal darat-ke-Tor-M1 ditembakkan ke Boeing 737-800 dari arah utara. Setelah ditabrak oleh rudal, pesawat mulai dengan cepat kehilangan ketinggian, berada di atas area perumahan, setelah itu bertabrakan dengan “penghalang” di taman hiburan dan jatuh ke tanah. Kemudian liner melintasi lapangan sepak bola, benar-benar runtuh dan terbakar.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Tanda Tak Terduga Ancaman Serangan Jantung

Read Next

Indahnya Destinasi Wisata Alam Petungkriyono