Fakta Baru Tewasnya ABK Indonesia di Kapal China

ABK Indonesia dibuang ke Laut.

ABK Indonesia dibuang ke Laut.

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/08/2020). Fakta baru tentang aktifitas Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal China terungkap.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan jumlah kematian ABK WNI di kapal-kapal tersebut bertambah menjadi 12 orang sejak November 2019.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi, saat berbicara kepada Menlu China Wang Yi, telah menyampaikan keprihatinan mendalam atas kematian para ABK.

Tercatat total 12 korban, empat jasad di antaranya dibuang atau dilarung ke laut. Para aktivis mengklaim beberapa ABK, yang kebanyakan tidak membawa dokumen, dituntut bekerja dalam kondisi yang mengerikan di atas kapal-kapal nelayan China.

“Secara khusus, kami mendesak pemerintah China untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, diikuti dengan tindakan hukum, sehubungan dengan kematian, pembuangan jasad dan kondisi kerja yang tidak layak,” desak Menlu Retno dalam keterangan tertulisnya.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Judha Nugraha dalam keterangannya mengatakan jasad-jasad ABK Indonesia itu telah dilarung di Laut China Selatan dan Samudra Hindia awal bulan Juli.

Perwakilan Indonesia di Singapura, Beijing dan Guangzhou telah meminta jenazah-jenazah ABK WNI dipulangkan ke Tanah Air. Melarung jasad di laut hanya boleh dilakukan ketika tidak ada pilihan lain. “Kami sangat prihatin, meskipun praktik ini diizinkan di dunia maritim,” tutur Judha.

“Tapi ini harus menjadi pilihan terakhir ketika pemulangan (jenazah) tidak memungkinkan lagi,” lanjutnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Besok, Diprediksi Puncak Arus Balik Idul Adha

Read Next

Kreatif! Bagikan Bibit Kopi Arabika Gratis Untuk Memutus Tanaman Tembakau