Usaha Menguntungkan Budidaya Ikan Koi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (31/07/2020). Terik matahari tidak mematahkan semangat enam orang pekerja untuk memanen hasil tambak berupa ikan koi. Dengan semangat,

Dalam keterangannya Tarmidi, Selasa (28/07/2020) mengatakan bahwa ikan-ikan hias tersebut digiring ke tepi tambak untuk dipilah-pilah sesuai dengan jenis, dan ukuran ikan. Ungkapnya saat berdialog dengan Bupati Brebes, di tambak miliknya yang terletak di Dukuh Bajag, Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba.

“Ikan ini usia enam bulan, dan wajib dipanen karena jangan sampai air menjadi asin,” ujar Tarmidi.

Tarmidi mengatakan bahwa ikan hias yang telah dipilah lantas dimasukan ke dalam plastik yang sudah diisi gas oksigen untuk dikarantina di wilayah Tegal, sebelum dijual ke pasaran.

“Saya menjual dari sini, hanya kisaran Rp50 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi, kalau sudah di karantina, harganya bisa melonjak hingga jutaan rupiah tergantung jenis dan motif corak batik yang ada di tubuh ikan koi,” papar Tarmidi.

Tarmidi juga menambahkan bahwa tambak miliknya sudah mengalami 32 kali panen dengan nilai penjualan lebih dari Rp4 miliar. Tarmidi mengaku telah menggeluti budidaya ikan koi sejak 2013. Sebelumnya, dia membudidayakan ikan patin, namun karena harganya yang sempat anjlog pada membuatnya beralih ke budidaya ikan koi.

Bapak dari tiga anak tersebut mendapatkan bibit ikan koi dari Blitar, Jawa Timur. Tarmidi membulatkan tekad untuk membudidayakan ikan koi setelah uji cobanya terbilang sukses yang didukung oleh faktor alam, yakni cuaca dan iklim di wilayah Brebes.

Tarmidi mengatakan bahwa ikan koi mampu bertahan selama delapan jam dalam keadaan terbungkus plastik yang sudah diberi oksigen. Kualitas ikan koi yang bagus dapat dilihat dari ukuran tubuhnya yang proporsional, bentuk, warna yang tegas, dan memiliki pola yang beraturan. Ciri-ciri tersebut bisa menentukan harga ikan di pasaran.

Bagi masyarakat Tionghoa dan keturunannya, imbuh Tarmidi, ikan koi dipercaya bisa mendatangkan hoki atau keberuntungan. Karenanya, banyak warga etnis Cina yang memelihara ikan koi di rumahnya. Jenis ikan koi yang paling banyak diminati konsumen, yaitu jenis Kohaku yang memiliki warna putih dan merah, Sanke dengan warna putih, merah, dan hitam, kemudian jenis Showa yang berwarna hitam, putih, merah, dan platinum. Terakhir adalah jenis Shiro, yakni ikan koi dengan warna putih, dan hitam. Ikan-ikan tersebut, kadang dipentaskan dalam kontes nasional, dan internasional seperti di Blitar, Semarang dan Temanggung.

Bupati Brebes, Idza Priyanti, saat menyaksikan panen ikan hias tersebut memberikan apresiasinya atas usaha dan kerja keras Tarmidi, dan kawan-kawannya. Mereka dinilai mampu mengangkat nama Brebes di kancah nasional. Bahkan, Idza berencana ikut berinvestasi untuk pengembangan ikan koi di Kabupaten Brebes.

“Nanti saya ikut inves ya Pak Tarmidi, semoga makin tambah berkah,” ucap Idza yang langsung diiyakan Tarmidi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hina Ahok, Dua Penggemar Veronica Tan Dibekuk Polisi

Read Next

KA Bandara Kualanamu Kembali Dibuka Besok