ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Menikmati Bentang Keindahan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Menikmati Bentang Keindahan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/07/2020). Gunung Bromo merupakan objek wisata alam unggulan di Indonesia yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Keindahannya pun terkenal hingga mancanegara. Letaknya yang strategis karena  berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo. Hal tersebut memudahkan pengunjung bebas memilih rute terdekat yang di inginkan.

Menikmati Bentang Keindahan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Menggunakan Jeep melintasi jalanan pegunungan yang menanjak benar-benar sensasi yang tak terlupakan. Meskiun hawa dingin merasuk ke tulang-tulang, namun sekejap bisa hilang dengan melihat pancaran matahari terbit yang membentang.

Untuk bisa menikmati bentang keindahan gunung Bromo ada beberapa spot. Biasanya pengunjung berhenti sejenak di view point untuk menyaksikan cakrawala menampakkan semburat sinarnya dari puncak ketinggian. Selain itu ada juga yang sengaja menyaksikan di penanjakan satu, bukit cinta, bukit kingkong.

Melihat bentangan pasir yang luas dan menjelajahi dengan mobil Jeep sensasi yang pling ditunggu-tunggu. Pasalnya, Kamu bisa berhenti sejenak dan berfoto berlatar bentangan pasir dengan perbukitan hijaunya. Ada juga kuda yang bisa di sewa untuk berkeliling atau menuju ke kawahnya.

Ada cerita yang menarik dari taman nasional gunung Bromo ini. Kawasan TNBTS atau Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terdapat gunung Bromo di dalamnya yang terkenal keindahannya hingga mancanegara.  Ada cerita beredar yang ada hingga sekarang, yakni penamaan Gunung Bromo yang diambil dari nama Dewa Brahma. Seorang Dewa yang ada di dalam agama Hindu.

Para penduduk yang mendiami gunung Bromo disebut Suku Tengger, yakni salah satu suku di pulau Jawa yang kebanyakan masyarakatnya menganut agama Hindu peninggalan dari nenek moyang yang berasal dari kerajaan Majapahit.

Suku Tengger sendiri berpenduduk di sebagian besar kawasan Gunung Bromo, asal nama Suku Tengger konon dari kedua tokoh bernama Joko Seger yang berasal dari nama belakangnya “ger” dan Roro Anteng  yang sama diambil nama belakangnya “Teng”  yang  digabung menjadi “Tengger”.

Keunikan legenda dan keindahan panorama Gunug Bromo memang tak perlu diragukan lagi, tak heran jika banyak pengunjung berdatangan setiap harinya. Namun New normal kawasan Gunung Bromo memang belum dibuka.

Ada beragam spot menarik yang bisa Anda kunjungi saat melihat matahari terbit di kawasan Gunung Bromo, ini merupaakan pemandangan yang paling dinanti oleh pengunjung. Anda bisa meilih spot penjakan 1, Seruni point, bukit cinta dan bukit kingkong. Masing-masing view point tersebut menawarkan keindahannya masing-masing.

Selain itu Anda tidak boleh melewatkan bukit Teletubbies karena ada bukit di padang savana yang biasa disebut Lembah Jemplang. Luasnya mencapai 10 km persegi, sejauh mata memandang akan dimanjakan dengan warna hijau menawan yang segar.

Lautan Pasir yang ada di wisata Gunung Bromo juga tak kalah menarik untuk dikujungi. Objek wisata ini menjadi salah satu ciri khas tersendiri sehingga ramai dikunjungi para wisatawan untuk berfoto dengan latar belakang hamparan pasir yang luas, kawasan ini disebut juga sebagai Kaldera Bromo.

Hamparan pasir luas dan lembut ini memiliki luas mencapai hampir 6.000 hektar, menjelajahi gurun pasir yang luas akan lebih cocok menggunakan mobil Jeep yang bisa Anda sewa dengan harga mulai dari Rp. 350.000, atau bisa juga menyewa motor trail untuk menjelajahi keindahan gurun pasir ini lebih lama dan puas.

Itulah keindahan Gunung Bromo dengan segala keunikan yang dimiliki. Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi jika wisata ini sudah dibuka?

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Arus Lalu Lintas Temanggung – Wonosobo Akan Ditutup Sementara

Read Next

Warga Agam Harap Waspada Cuaca Ekstrem