ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

KPH Akan Lakukan Inventarisasi, Terusik Habitat Satwa Monyet di Hutan Mandalle

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/07/2020). Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung Sulawesi Selatan M. Anwar. S.Hut,MP dalam keterangannya menyatakan pihaknya akan melakukan monitoring dan inventarisasi terhadap satwa monyet yang ada di areal hutan Mandalle, yang kemungkinan masuk dalam areal hutan lindung.

Menyusul keluhan warga Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangket terhadap intensitas kemunculan satwa monyet yang semakin meningkat sejak adanya proyek rel kereta api di wilayah kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

“Secepatnya kami akan monitoring dan menginventarisasi satwa yang ada di hutan Mandalle.”kata Anwar dalam sebuah wawancara, Sabtu (25/07/2020).

Menurut Kepala KPH yang wilayah kerja Maros dan Pangkep, jika nanti dari hasil monitoring, satwa itu masuk dalam areal hutan produksi atau hutan lindung, pasti KPH akan ambil langkah-langkah untuk melindungi satwa monyet itu. 

Salah seorang warga Kecamatan Mandalle, Pattiwiri, mengatakan mengkawatirkan adanya ancaman ekosistem hutan di sekitar areal proyek rel kereta api yang mengusik ketenangan habitat satwa monyet tersebut dihutan.

Ia menyebutkan, populasi satwa monyet langka yang dilindungi yang terdapat di sekitar areal hutan Kecamatan Mandalle, sejak dan mulai keluar hutan menuju pemukiman warga sekitar wilayah tersebut.

Pattiwiri mengatakan sejak proyek rel kereta api dikerjakan, warga seringkali melihat adanya satwa monyet yang seringkali muncul dari arah hutan tepat dari arah proyek pengerjaan rel kereta api dan memasuki perkmpungan berkeliaran.

Padahal sebelum proyek rel kereta api dikerjakan, satwa monyet itu hanya biasa terlihat muncul di dekat pemukiman warga, cuma sesekali saja dan kemunculan satwa monyet itu, akhir-akhir ini lebih sering dijumpai dibandingkan sebelum proyek rel kereta api dikerjakan.

“Dulu, memang biasa ada muncul monyet, tapi jarang-jarang, sekarang ini sering sekalimi muncul sejak proyek rel kereta api dikerja, biasa sampai puluhan ekor muncul tiba-tiba. Jangan-jangan habitat satwa monyet itu mulai terusik,” tutur Pattiwiri, Sabtu (25/07/2020) 

Menurutnya, warga Mandalle mendukung proyek rel kereta api, hanya saja kalau boleh usul, pemerintah harus juga mencarikan solusi supaya hutan di sekitar sini tetap terjaga,  satwa seperti monyet juga bisa terlindungi habitatnya. 

Warga lainnya, Hanif bahkan mendesak, agar pemerintah melalui instansi terkait dapat segera turun ke lokasi dan mengambil langkah nyata untuk melindungi satwa monyet yang  mulai terusik habitatnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kabareskrim Sebut Akan Ada Tersangka Baru Kasus Djoko Tjandra, Siapa Dia??

Read Next

Empat Hari Berjalan, 21.740 Pelanggaran Operasi Patuh 2020