ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Empat Hari Berjalan, 21.740 Pelanggaran Operasi Patuh 2020

Operasi Patuh 2020, Ingat Hindari Pelanggaran Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/07/2020). Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi (Ops) Patuh 2020. Operasi ini telah berjalan selama empat hari terhitung sejak Kamis (23/07/2020) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono dalam keterangannya menjelaskan, selama empat hari digelar Operasi Patuh 2020, petugas menemui sebanyak 21.740 pelanggaran.

“Sesuai dengan laporan hasil Operasi Patuh 2020, Korlantas Polri mencatat pada tahun 2019 sebanyak 32.498 pelanggaran. Dibandingkan dengan hari ke-4 tahun 2020 sebanyak 21.740 pelanggaran, maka bisa dikatakan terjadi penurunan sebanyak 10.758 pelanggaran atau sekitar 33 persen,” ujar Awi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/07/2020).

Awi merinci, pada hari ke-4 tahun 2019 ada sebanyak 22.942 sangsi tilang dan 9.556 sangsi teguran. Sedangkan di hari ke-4 tahun 2020 ada sebanyak 8.962 sangsi tilang dan 12.778 sangsi teguran.

Untuk kejadian kecelakaan lalu lintas di hari ke-4, terang dia, di tahun 2019 ada 26 kejadian. Sedangkan di tahun 2020 ada 13 kejadian. “Terjadi penurunan sebanyak 13 kejadian atau 50 persen,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Operasi Patuh 2020 digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Operasi dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 bagi para pengendara kendaraan.

Petugas pun mengedepankan tindakan persuasif dan humanis dengan mengajak para pengendara untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Sebagai informasi, pelaksanaan Operasi Patuh 2020 akan segera digelar. Operasi Patuh 2020 akan digelar secara serentak seluruh Indonesia mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 selama 14 hari dan mengedepankan Fungsi Lalu Lintas dengan sasaran Surat-surat dan kelengkapan kendaraan serta Imbauan kepada pengendara untuk menerapkan Protokol Kesehatan dalam mencegah Covid-19.

Sosialisasi dilaksanakan dengan maksud agar masyarakat dapat mempersiapkan ataupun melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan.

Secara umum Operasi Kepolisian Patuh 2020 dilaksanakan dalam rangka terciptanya tertib berlalulintas dijalan raya dan menekan jumlah pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas serta mencegah Penyebaran Covid-19.

Termasuk diwilayah Sinjai akan digelar operasi patuh 2020, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, S.Ik, M.Si dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan Operasi Kepolisian Patuh 2020 akan digelar mulai tanggal 23 Juli sampai dengan 5 Agustus 2020 yang dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia

“Sasaran kelengkapan dan surat-surat kendaraan serta memberikan Imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.” jelasnya.

Ada 15 jenis pelanggaran yang akan ditindak dalam operasi ini:

1. Menggunakan handphone saat berkendara
2. Menggunakan kendaraan bermotor di atas trotoar
3. Mengemudikan kendaraan bermotor secara melawan arus
4. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalur busway
5. Mengemudikan kendaraan bermotor melintas di bahu jalan
6. Sepeda motor melintas atau masuk jalan tol.
7. Sepeda motor melintas di jalan layang non-Tol
8. Mengemudikan kendaraan bermotor melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL)
9. Pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan
10. Mengemudikan kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan
11. Mengemudikan kendaraan bermotor tidak menggunakan helm SNI
12. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari
13. Mengemudikan kendaraan bermotor yang membiarkan penumpang tidak menggunakan helm
14. Mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan kereta api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup
15. Mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan.

Sementara Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai Senin 20 Juli akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2020 di wilayah ibu kota.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya mengatakan pihaknya sudah menyiapkan ribuan personel yang tergabung dalam beberapa satuan kerja dan siap menindak para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Kita tetap fokus ke-15 pelanggaran yang menjadi rawan kecelakaan,” ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Minggu (19/07/2020).

Dirlantas menegaskan, pihaknya juga sudah melakukan pemetaan kawasan rawan pelanggaran. Maka pada Senin (20/07/2020) anggota sudah siap disebar ke lokasi-lokasi tersebut.

“Anggota sudah siap dan kami harap masyarakat juga bisa lebih tertib berlalu lintas bila tidak ingin ditilang,” tegas Dirlantas.

Sementara itu, Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri mengatakan, penindakan akan dimulai pada pagi hari dan dilakukan sepanjang hari.

“Dasar penindakan tegas ini memang karena pelanggaran sudah meningkat sejak PSBB transisi dilaksanakan,” tuturnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan jajarannya adalah untuk kembali meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Harapannya, setelah penindakan tegas ini pelanggar lalu lintas juga bisa berkurang.

Berikut beberapa lokasi target Operasi Patuh 2020

DKI Jakarta

1. Jakarta Pusat:

– TL Simpang Lima Senen
– TL Coca Cola Sempaka Putih
– TL Pintu Besi
– Jalan Kebon Sirih
– Jalan Kramat Raya
– Jalan Kepu Senen
– Jalan Ali Idrus Gambir
– Jalan Garuda Kemayoran
– Jalan Kramat Raya Senen
– Jalan Gunung Sahari
– Jalan Karet Bivak Tanah Abang
– Jalan Imam Bonjol Menteng
– Jalan Gunung Sahari
– Jalan Atrium Senen
– Blok A Pasar Tanah Abang
– TL Carolus
– Jalan Letjen Suprapto
– Jalan Medan Merdeka Barat
– Jalan Pejambon

2. Jakarta Utara:

– Jalan Yos Sudarso
– Jalan RS Martadinata
– Jalan Gunung Sahari
– Jalan Raya Buncit

3. Jakarta Barat:

– Jalan Gajah Mada
– Jalan Hayam Wuruk
– Jalan Daan Mogot
– Jalan Kamal Raya Cengkareng
– Jalan Letjen S Parman
– Jalan Panjang
– Tol Jakarta-Tangerang
– TL Tomang
– Jalan Jembatan Besi

4. Jakarta Selatan:

– Jalan Raya Pondok Indah di depan PIM
– Jalan Raya Fatmawati
– Jalan TB Simatupang depan Antam
– Jalan Ciputat Raya
– Jalan Raya Pasar Minggu dekat Poltangan
– Jalan Raya Ragunan
– Jalan Buncit Raya
– Jalan Raya Casablanca
– Jalan Raya Antasari
– Jalan Raya RA Kartini
– Jalan Kapten Tendean
– Jalan Trunojoyo dekat TL Pati 1
– Jalan Iskandar Syah
– Jalan Raya Lenteng Agung
– Jalan Ciputat Raya
– Jalan Duren Tiga
– Jalan Bukit Duri Manggarai
– Jalan Pasar Kebayoran Lama

5. Jakarta Timur:

– Jalan DI Panjaitan
– Jalan Pramuka
– Jalan Pemuda
– Jalan Dewi Sartika
– Jalan Bekasi Timur
– Jalan Kolonel Sugiono
– Jalan Basuki Rahmat
– Jalan Otista
– Jalan Jatinegara Barat.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

KPH Akan Lakukan Inventarisasi, Terusik Habitat Satwa Monyet di Hutan Mandalle

Read Next

Ciptakan Koperasi Untuk Para Nelayan Kecamatan Jatigede