ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Telur Asin Lumajang dan Variannya Banyak Diminati Masyarakat

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/07/2020). Khususnya di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telur Asin yang merupakan makanan olahan dari telur bebek tentu sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyarakat tanah jawa.

Banyak masyarakat yang suka dengan makanan tersebut, karena selain rasanya yang gurih, telur asin juga dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama untuk kemudian dikonsumsi kembali.

Di Kabupaten Lumajang, ada banyak produsen telur asin yang sudah memiliki pasar hingga ke luar daerah, Dodit misalnya, Produsen telur asin asal Desa Jarit Kecamatan Candipuro tersebut hampir setiap minggu mengirim telur asinnya untuk pasar di Surabaya, Gresik, Bangkalan, Probolinggo dan Pasuruan.

“Sebelumnya, saya hanya mampu memproduksi telur asin untuk pasar di Lumajang saja. Namun, sejak tahun 2015 lalu, saya mulai memberanikan diri untuk bersaing dengan para produsen telur asin yang ada di Kota Surabaya dan sekitarnya,” kata Dodit dalam keterangannya pada Sabtu (26/07/2020) pagi.

Setiap minggu, Dodit yang dibantu oleh 12 orang karyawannya mampu memproduksi telur asin hingga 23.000 butir untuk bisa dikirim untuk pasar di Surabaya. Dan, untuk bahan baku telur bebek, dirinya mengaku harus mendatangkan telur dari Blitar, Banyuwangi dan sebagian juga dari telur bebek lokal Lumajang.

Menurutnya, keterbatasan bahan baku sering menjadi kendala dalam produksinya, terkadang Dodit tidak bisa menerima pesanan karena ketersediaan bahan baku yang terbatas. Dan, para peternak bebek di Lumajang juga belum bisa menjadi penyuplai tetap bahan baku untuk telur asin kepada Dodit.

Selain memproduksi telur asin, Dodit juga mulai memproduksi olahan dari telur asin berupa kerupuk. Dengan berbahan telur asin dan tepung terigu, Dodit mampu mengubah cara makan telur asin menjadi lebih praktis sehingga bisa dinikmati setiap hari sebagai cemilan oleh konsumennya.

Meskipun krupuk telur asin belum memiliki pasar sebesar telur asinnya, Dodit yakin dengan mengolah telur asin dalam bentuk yang lain mampu meningkatkan nilai ekonomi telur asin itu sendiri. Dan, dirinya berharap agar ke depannya pemerintah daerah dapat memberikan wadah bagi UMKM sepertinya untuk media promosi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

KAI Rilis Promo Tiket Idul Adha

Read Next

KAI Sediakan Rapid Test Covid-19 Murah