ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Gerakan ‘BISA’ Wisata Pantai Depok Indah

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/07/2020). Kegiatan Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat dan Aman) diadakan di pantai Depok Indah Kecamatan Siwalan.

Dalam keterangannya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama, di pantai Depok Indah Kecamatan Siwalan, Sabtu (25/07/2020) mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai Depok Indah didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si serta Bisri Romli (Anggota DPR RI Komisi X) Dikatakan bupati pihaknya akan mereview perkembangan pantai Depok sebagai salah satu andalan pariwisata pemkab. Saat ini masih dipikirkan ada pengembangan baru untuk pengembangan pantai Depok.

“Karena ini potensi yang akan kita kembangkan dengan berbagai keunggulan kompetitif dan komperatif antara lain letaknya dekat dengan pantura, aksesnya mudah, pantainya bersih, juga lahannya luasSecara kuantitatif terjadi pelonjakan jumlah destinasi wisata di kabupaten Pekalongan. Sampai saat ini ada 30 destinasi wisata. Yang milik pemerintah hanya 3 destinasi wisata , sisanya diinisiasi oleh masyarakat.

Dijelaskan bupati, pemerintah hanya mendorong dari 2 aspek , regulasi dan fasilitasi.

“Semua berjalan, mendatangkan income, ini akan meningkatkan kesejahteraan sekaligus menambah penghasilan . Ini konsep pengelolaan pariwisata yang berbasis kemasyarakatan dan kita kembangkan secara masif di kabupaten Pekalongan, karena kita memang punya potensi.,” ungkapnya.

Disamping itu pemkab memberikan supoting kepada Kementerian Pariwisata berkaitan dengan wisata belanja. Keunggulan kabupaten Pekalongan adalah sentra batik terbesar di Indonesia, isehingga perlu ada juga pengembangan terutama aspek pemasaran Selanjutnya Bupati mengutarakan gagasan bahwa seluruh destinasi wisata yang ada di Indonesia ini dengan bekerjasama dengan Kemenpar mudah-mudahan bisa memprotek batik etnic yang secara kuantitatif bisa diproduksi di kabupaten Pekalongan dengam keungulannya.

“Pertama karena kita punya SDM dan SDA termasuk bahan bakunya. Ini merupakan suatu keunggulan yang perlu disinergikan seluruh pengelola destinasi wisata nasional, apalagi pada saat pandemi covid kita harus mempunyai ide, inovasi baru sekaligus memberi spirit agar kolaborasi antar daerah/wilayah menjadi sebuah keharusan yang dibangun, dengan fasilitasi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Pariwisata,” lanjutnya.

Disamping itu secara spesifik di tingkat regional Jateng , bupati akan melakukan kerjasama dengan para kepala Daerah untuk saling menukar informasi tentang pariwisata dan saling berkunjung.

“ini menjadi kekuatan ditengah situasi covid ini kita harus melakukan 2 hal. Pertama pencegahannya, karena pertambahan jumlah kasus coviddi kabupateb Pekalongan cukup tinggi, tapi kita juga harus ngegas berkaitan dengan ekonomi. Dengan kegiatan ekonomi ini kami akan berkomunikasi dengan daerah lain untuk memasarkan produk keunggulan kabupateb Pekalongan, ada batik, sarung, jeans, daster.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Wishnutama mengungkapkan kegiatan tersebut adalah program Kementerian Parariwisata untuk para pelaku pariwisata ekonomi kreatif yang terdampak di masa pamdenmi. KemenPar bersama seluruh stakeholder yang terlibat terutama masyarakat ingin agar destinasi-destinasi pariwisata kembali bergeliat, tumbuh dan berkembang tetapi tetap dengan mempertahankan protokol kesehatan.

“Jadi pariwisata yang merupakan salah satu sektor unggulan nasional bisa kembaki berkembang, berkontribusi kepada kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jelang Hari Raya Idul Adha, Permintaan Kambing untuk Qurban Menurun

Read Next

Jelang Idul Adha, Arus Mudik Diprediksi Meningkat