Ulah Kang Parkir Bikin Geleng-geleng Kepala

Ulah Kang Parkir Bikin Geleng-geleng Kepala

Konfirmasitimes.com-Jakarta (16/07/2020). Ulah juru parkir atau tukang parkir kerap meresahkan warga, kejadian baru-baru ini sempat dialami oleh warga yang berdomisili di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Seorang pengguna Facebook berbagi kisah tidak menyenangkan yang dialaminya saat ditagih oleh seorang tukang parkir ketika berbelanja.

ulah kang parkir

Akun yang bernama profil Baka Yarou menceritakan kejadian saat pergi dengan anaknya ke minimarket. Waktu itu ia memutarkan kendaraannya, namun dia diancam karena dianggap ingin kabur tanpa membayar parkir.

“Aku beli sama anakku, mutar motor dulu kan terus naikan anakku ke motor dulu karena bukan motor matic jadi susah, nah belum sempat ambil uang parkir ehh ibunya bentak saya ‘Eh uang parkir bungul, kusuruh orang-orangku buat malingin rumahmu ya. Hati-hati aja’ Baru tau saya ternyata ibu-ibu itu komplotan maling,” tulisnya.

Sontak banyak warganet yang bereaksi macam-macam, ada yang merasa kasihan, geram, marah akan tindakan sejumlah oknum parkir yang dinilai seperti preman.

Ada warganet yang mengetahui sosok tukang parkir tersebut, yang tak lain adalah ‘Acil’ yang memang sering membuat masalah.

Kejadian juru parkir yang meresahkan dan membuat masalah ini tidak hanya di Samarinda saja. Pasalnya pada Juli tahun 2018 lalu pun terjadi hal yang sama.

Tepatnya terletak di obyek wisata Pantai Sadranan yang terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus waktu itu terdapat parkir liar yang meresahkan warga.

Salah seorang wisatawan Setyo Kuncoro mengungkapkan dirinya dimintai uang parkir tidak hanya sekali saja. Melainkan saat masuk ke area pantai, dia dicegat untuk membayar parkir sebesar Rp2.000 untuk satu sepeda motor dan juru parkir memberikannya karcis parkir. Kemudian ketika akan pulang, juru parkir lagi-lagi memungutnya uang parkir sebesar Rp3.000 dan tanpa karcis.

Ketika ditanya, oknum juru parkir itu mengatakan bahwa lahan yang digunakannya untuk memarkir kendaraan adalah miliknya, sehingga ia harus membayar. Meskipun kesal, namun karena tidak mau terjadi keributan, dengan terpaksa ia pun menuruti permintaan tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Dibuka Pendaftaran Lomba Desain Website

Read Next

Rakyat Indonesia Butuh Kesejahteraan Bukan Kesengsaraan #GagalkanOmnibusLaw