Sholat Idul Adha Diperbolehkan MUI Jateng

sholat idul adha

Konfirmasitimes.com-Jakarta (16/07/2020). Masyarakat Jawa Tengah diperbolehkan atau diizinkan melaksanakan sholat hari raya Idul Adha 1441 Hijriah berjemaah di masjid dan mushola.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah.

Jamaah diminta tetap menerapkan protokol kesehatan serta pembatasan jumlah warga.

“Jumlah jemaahnya harus dibatasi, serta mutlak menerapkan protokol kesehatan,” tutur Ketua MUI Jawa Tengah, Kiai Haji Ahmad Darodji dalam keterangannya pada Rabu (15/07/2020).

Menurut Ahmad, seperti di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Semarang, yang memiliki kapasitas sampai 3.000 orang lebih, nantinya jemaah yang bisa mengikuti sholat hanya sekitar 750 orang, demikian juga di Masjid Agung Jawa Tengah dan masjid lainnya.

Untuk jemaah yang mengikuti sholat Idul adha di mushola juga harus warga yang tinggal di sekitarnya. Menurut dia diizinkannya sholat Idul adha berjemaah pada saat pandemi covid-19 itu untuk memenuhi keinginan masyarakat, terutama umat muslim.

“Kemungkinan yang diizinkan adalah masjid-masjid, bahkan kemungkinan membuka kesempatan pada mushola-mushola untuk menyelenggarakan karena orang ingin shalat (berjemaah),” ujarnya.

MUI Jateng melarang pelaksanaan sholat Idul adha di lapangan atau tempat terbuka lainnya karena penerapan protokol kesehatan akan sulit dilakukan.

“Insyaallah tidak disarankan di lapangan-lapangan karena itu akan sulit membuat protokol kesehatan maupun jaga jaraknya,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Di Kuansing Hanya Bisa Rekam KTP Elektronik di Tiga Kecamatan Ini

Read Next

Antisipasi Pelonjakan Sampah Plastik Daging Kurban di Hari Raya Idul Adha