Hana Hanifah Sudah Bisa Tertawa

Hana Hanifah Sudah Bisa Tertawa

Konfirmasitimes.com-Jakarta (16/07/2020). Sempat ditahan empat hari, Hana Hanifah saat ini sudah bisa kembali tertawa dan kembali ke Jakarta setelah ada kejelasan tentang statusnya dalam kasus dugaan prostitusi online di Polresta Medan, Sumatera Utara.

Manajer Hana, Nico dalam keterangan tertulisnya mengatakan Hana sedang dalam proses pemulangan.

”Iya dalam proses. Mohon doanya. Nanti kalau sudah di Jakarta aja kita kasih info akuratnya,” kata Nico dalam keterangannya pada Rabu (15/07/2020).

Menurut Nico, status Hana sebagai saksi dalam kasus prostitusi online yang melibatkan dua orang tersangka itu membolehkannya untuk kembali. Terlebih proses pemeriksaan terhadap Hana dianggap sudah cukup.

Terkait kepulangan Hana, Nico mengatakan masih menunggu keputusan dari polisi.

”Kan kemaren sudah jelas pas press conference. Hana hanya sebagai saksi. Maka dari itu sudah cukup pemeriksaannya dan wajib dipulangkan,” tutur Nico.

Kondisi Hana sendiri sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Ia dalam kondisi sehat dan sudah tidak drop meski sempat dilarikan ke RS karena kelelahan.

” Iya aman. Sudah bisa ketawa,” jelas Nico.

Sebelumnya Hana menyampaikan permintaan maaf dengan kejadian yang menimpanya dengan ucapan yang terbata-bata.

”Saya memohon maaf kepada kedua orangtua saya dan kepada kerabat saya. Saya mengucapkan permohonan maaf kepada warga Kota Medan,” ujar Hana Hanifah dalam konferensi pers di Polrestabes Medan, Selasa (14/07/2020).

Hana juga berterima kasih kepada jajaran kepolisian karena telah diperlakukan baik selama menjalani pemeriksaan. Hana tak menjelaskan kasus apa yang menimpa dirinya.

”Dan saya berterima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara, Bapak Kapolres Medan, dan Satreskrim yang sudah menjaga saya selama di Kota Medan. Dan tim penasihat hukum, Machi dan Kak Putri,” katanya.

Menurut Hana, status saat ini masih menjadi saksi.

”Status saya di sini sebagai hanya saksi, wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,” tutur Hana Hanifah. 

Sebagai informasi, sebelumnya Hana Hanifah, diduga sebagai aktris FTV berinisial HH yang ditangkap karena kasus prostitusi di sebuah hotel di Medan. HH diamankan pada Senin dini hari, 13 Juli 2020.

Dalam keterangan pihak kepolisian terkait penangkapan HH, Polisi mengungkap bayaran yang diterima aktris 23 tahun itu dari seorang pengusaha dalam penangkapan tersebut. Berikut penjelasannya.

Polisi menangkap seorang artis FTV berinisial HH di sebuah hotel di Medan terkait kasus prostitusi. Sosok wanita yang diduga Hana Hanifah itu ditangkap dalam kondisi sudah tidak berbusana lengkap. Saat ini, HH masih berstatus sebagai saksi.

Pihak kepolisian sampai sekarang masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadapnya. Kapolrestabes Medan, Riko Sunarko mengatakan HH datang ke Medan setelah menerima bayaran dari seorang pengusaha berinsial A sebesar 20 juta.

“Dia (HH) menyampaikan datang ke Medan sebagai tamu. Dia sudah ditransfer Rp20 juta, datang ke hotel dan ditunggu saudara A. Yang bersangkutan inisial A sudah transfer langsung ke rekening HH. Saudara A sampai saat ini mengaku sebagai pengusaha,” kata Riko, Senin, 13 Juli 2020.

Pada polisi, aktris yang dikabarkan dekat dengan Kris Hatta ini mengaku sudah 1 tahun menjalani pekerjaan terlarang tersebut. Klien yang didapatnya, dihubungkan oleh rekan-rekannya yang sebagian masih didalami.

“Jadi sesaat setelah ditangkap yang bersangkutan mengaku melakukan kegiatan tersebut sudah 1 tahun. Menurut pengakuannya ada beberapa temannya yang menghubungkan dia, jadi bukan satu orang. Yang dia sebutkan kemarin kejadian ini adalah penghubungnya seorang fotografer dari Jakarta,” tandas Riko Sunarko.

Biasanya, HH melakukan pekerjaannya di berbagai daerah, namun kebanyakan di Jakarta. Saat ini, HH masih menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes COVID-19 dan selanjutnya akan melakukan gelar perkara.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Update Virus Corona 16 Juli 2020 Semua Provinsi Indonesia

Read Next

Terungkap, Peran Penting Istri Dalam Sidang Lanjutan Pendeta Cabul di Surabaya