Dishub Ponorogo Berlakukan Marka Physical Distancing Bagi Pengendara Sepeda Motor

Konfirmasitimes.com-Jakarta (16/07/2020). Penerapan physical distancing di Ponorogo kini mulai diberlakukan dalam berlalu lintas. Salah satunya dengan pembuatan marka khusus sebagai cara melakukan physical distancing atau jarak aman.

Dalam keterangannya Kabid Opsdal Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, Chistanta, Rabu (15/07/2020) mengatakan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan memang meliputi semua aspek kehidupan masyarakat. Bahkan, saat berkendara pun, melakukan jaga jarak aman penularan covid-19 pun diperlukan. Untuk itu, dinasnya membuat marka physical distancing di traffic light sebagai titik berhenti kendaraan-kendaraan yang melintas.

“Kita membuat marka sebagai batas terkait upaya mendisiplinkan protokol kesehatan physical distancing. Di awal ini kita pilih simpang yang tidak ada belok kiri langsung dengan pertimbangan volume kendaraan di situ padat sehingga perlu dilakukan jaga jarak aman,” jelas Christanta.

Christanta juga menambahkan bahwa di pekan ini, ia dan stafnya masih akan melakukan penghitungan volume kendaraan di simpang-simpang yang ada di sekitar kota Ponorogo. Ini untuk menentukan jumlah marka yang harus dibuat di masing-masing simpang. Terutama agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang bisa berakibat kemacetan.

“Yang kita buat baru untuk sepeda motor. Posisi di paling depan. Akselerasi motor kan lebih cepat daripada mobil,” kata Christanta.

Untuk tiap titik jaraknya sekitar 0,5 meter. Jarak ini lebih kecil ketimbang satuan ruang parkir (SRP) yang lebarnya ada 0,75 meter. Ruang ini dinilai cukup sebagai jarak aman sebab jarak antar pengendara sudah mencapai sekitar 1 meter.

“Di hari pertama kita buat di simpang lima Jarakan. Sekaligus kita lanjutkan untuk survei sampai beberapa hari ke depan. Dan kita perlu kerja sama dari masyarakat untuk mematuhi marka tersebut. Ini demi kesehatan kita semua,” pungkas Christanta.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Buruh, Petani Hingga Mahasiswa Geruduk DPR RI

Read Next

Bank Dunia Rilis Prosprek Perekonomian Indonesia