Menyusul Singapura, Negara-negara Ini Terancam Resesi, Indonesia kah?

Menyusul Singapura, Negara-negara Ini Terancam Resesi, Indonesia kah?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/07/2020). Singapura beberapa hari yang lalu melalui Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura mengumumkan resesi yang melaporkan data awal pertumbuhan ekonomi akan turun 41,2 persen pada kuartal II 2020 dari kuartal I 2020.

Singapura menjadi negara ASEAN pertama yang jatuh alami pertumbuhan ekonomi minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Maka dalam tahunan, ekonomi akan terkontraksi 12 persen. Penurunan itu lebih dalam dibandingkan kuartal I 2020 yang minus 0,7 persen.

Lalu, apa kabar negara ASEAN lainnya? Indonesia apakah akan bernasib sama?

Lembaga riset internasional Morgan Stanley melaporkan bahwa negara ASEAN yang diperkirakan akan menyusul Singapura antara lain yakni Thailand dan Filipina.

Kenapa? karena kedua negara telah mendata pertumbuhan ekonomi minus sejak kuartal I 2020.

Dilaporkan pertumbuhan ekonomi Thailand minus 1,8 persen pada tiga bulan pertama tahun ini. Sementara Filipina minus 0,2 persen. Pada kuartal II 2020, laju ekonomi Thailand diramal jatuh lebih dalam ke minus 10 persen. Sedangkan Filipina anjlok sampai minus 14 persen.

Kemudian Thailand, Morgan Stanley menilai kejatuhan ekonomi terjadi karena Negeri Gajah Putih itu sangat mengandalkan sektor perdagangan dan pariwisata. Sayangnya, kedua sektor itu menjadi yang paling terpukul akibat pandemi virus corona atau covid-19 saat ini.

“Mereka adalah ekonomi yang lebih berorientasi ekspor. Mereka akan dipengaruhi oleh perkembangan eksternal hingga tingkat yang lebih besar,” ungkap Morgan Stanley dalam sebuah laporan ‘Asia Economic Mid Year Outlook 2020’ dalam keterangannya pada Rabu (15/07/2020).

Proyeksi yang lebih parah, ekonomi Thailand dan Filipina akan terus negatif sampai tutup tahun ini. Morgan Stanley memperkirakan ekonomi negara dengan ibu kota di Bangkok itu akan minus 2 persen pada kuartal III dan minus 0,6 persen pada kuartal IV 2020.

Sementara ekonomi Filipina akan minus 4,5 persen pada kuartal III dan minus 0,5 persen pada kuartal IV 2020. Sedangkan Singapura yang sudah lebih dulu resesi akan berada di jurang itu sampai akhir tahun juga. Proyeksinya, ekonomi Negeri Singa minus 8 persen pada kuartal III dan minus 2 persen pada kuartal IV 2020.

Setelah tiga negara itu, antrean resesi menanti Malaysia dan Indonesia. Namun, proyeksinya baru akan terjadi pada kuartal III 2020. Sebab, pertumbuhan ekonomi Malaysia masih 0,7 persen pada kuartal I 2020. Begitu pula dengan Indonesia sebesar 2,97 persen pada Januari-Maret 2020.

Pada kuartal II 2020, Morgan Stanley memperkirakan ekonomi Malaysia minus 13 persen dan Indonesia minus 5 persen. Lalu pada kuartal III 2020, Negeri Jiran akan minus 6 persen dan ekonomi Tanah Air minus 1,5 persen.

Bayang-bayang pertumbuhan negatif pun diramal akan betah di kedua negara sampai kuartal IV 2020, di mana Malaysia minus 1,6 persen dan Indonesia minus 0,5 persen.

Secara keseluruhan, Morgan Stanley memperkirakan ekonomi negara-negara Asia Tenggara yang sebesar 1,2 persen pada kuartal I 2020 akan jatuh ke minus 8,9 persen pada kuartal II 2020. Kemudian, minus 3,3 persen pada kuartal III dan minus 0,8 persen pada kuartal IV 2020.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pencairan Anggaran Pilkada 2020 Baru Capai Sekian Persen

Read Next

Disneyland Paris Kembali Dibuka