Khitanan Gratis untuk Warga Semarang

khitan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/07/2020). Pemerintah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah lewat bagian Kesra menggelar khitanan bersama gratis khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas di 19 kecamatan guna menghindari terjadinya kerumunan massa.

“Pelaksanaan khitanan bersama ini tetap mengedepankan protokol kesehatan di Puskesmas masing-masing kecamatan,” terang Kepala Bagian Kesra Setda, H. M. Risun dalam keterangannya pada Selasa (14/07/2020) siang.

Menurutnya pelaksanaan khitanan bersama ini merupakan tindak lanjut aspirasi warga. Ketika tahun lalu diselenggarakan nikah massal, lanjut dia, ada usulan untuk mengadakan khitanan secara massal untuk anak-anak warga kurang mampu.

Kemudian usulan itu disetujui dan disiapkan kuota peserta sebanyak seratus anak usia sekolah dasar. Animo warga ternyata sangat besar sehingga pendaftar lebih dari seratus anak. “Kita akan berkomunikasi dengan IPHI dan lembaga keagamaan lainnya untuk memenuhi keinginan warga yang belum dapat dilayani,” ungkap dia.

Dia juga berharap khitan gratis ini dapat membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi untuk mengkhitankan anaknya. Khitanan bersama gratis dilaksanakan secara bertahap di puskesmas di 19 kecamatan mulai tanggal 14 sampai 22 Juli.

Disebutkan, empat anak dilayani di Puskesmas Bergas, Puskesmas Lerep 7 anak, Kalongan 5, Pringapus 8, Puskesmas Bawen 5, Tuntang 7, Ambarawa 7, Banyubiru 5 dan Puskesmas Bandungan melayani lima anak. Selain itu Puskesmas Jambu, Susukan, Suruh dan Pabelan masing-masing melayani lima anak. Total ada seratus anak dari keluarga kurang mampu yang mengikuti khitanan bersama gratis ini.

Selain gratis, Pemkab juga memberikan bingkisan berisi sarung, baju dan tas sekolah kepada tiap-tiap anak, juga diberikan uang saku sebagai pengganti biaya transportasi,” tambah dia.

Penyerahan bingkisan dan uang saku dilakukan secara simbolis oleh Bupati Semarang H. Mundjirin. Dia menegaskan komitmen Pemkab Semarang membantu warga yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhannya.

“Tak hanya kebutuhan pokok, namun juga kebutuhan lain yang harus dilaksanakan termasuk mengkhitankan anaknya. Kegiatan ini merupakan bukti kepedulian kepada warga kurang mampu,” ujar dia. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ruwatan Kabupaten Ponorogo Wujud Doa Terhindar Dari Wabah Covid-19

Read Next

Jarak Yang Jauh, Akhirnya Pasien Melahirkan Di Atas Mobil Ambulance