Hana Hanifah, Berapa Tarif Prostitusinya?

Artis FTV Hana Hanifah

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/07/2020). Hana Hanifah, diduga sebagai aktris FTV berinisial HH yang ditangkap karena kasus prostitusi di sebuah hotel di Medan. HH diamankan pada Senin dini hari, 13 Juli 2020.

Dalam keterangan pihak kepolisian terkait penangkapan HH, Polisi mengungkap bayaran yang diterima aktris 23 tahun itu dari seorang pengusaha dalam penangkapan tersebut. Berikut penjelasannya.

Polisi menangkap seorang artis FTV berinisial HH di sebuah hotel di Medan terkait kasus prostitusi. Sosok wanita yang diduga Hana Hanifah itu ditangkap dalam kondisi sudah tidak berbusana lengkap. Saat ini, HH masih berstatus sebagai saksi.

Pihak kepolisian sampai sekarang masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadapnya. Kapolrestabes Medan, Riko Sunarko mengatakan HH datang ke Medan setelah menerima bayaran dari seorang pengusaha berinsial A sebesar 20 juta.

“Dia (HH) menyampaikan datang ke Medan sebagai tamu. Dia sudah ditransfer Rp20 juta, datang ke hotel dan ditunggu saudara A. Yang bersangkutan inisial A sudah transfer langsung ke rekening HH. Saudara A sampai saat ini mengaku sebagai pengusaha,” kata Riko, Senin, 13 Juli 2020.

Pada polisi, aktris yang dikabarkan dekat dengan Kris Hatta ini mengaku sudah 1 tahun menjalani pekerjaan terlarang tersebut. Klien yang didapatnya, dihubungkan oleh rekan-rekannya yang sebagian masih didalami.

“Jadi sesaat setelah ditangkap yang bersangkutan mengaku melakukan kegiatan tersebut sudah 1 tahun. Menurut pengakuannya ada beberapa temannya yang menghubungkan dia, jadi bukan satu orang. Yang dia sebutkan kemarin kejadian ini adalah penghubungnya seorang fotografer dari Jakarta,” tandas Riko Sunarko.

Biasanya, HH melakukan pekerjaannya di berbagai daerah, namun kebanyakan di Jakarta. Saat ini, HH masih menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes COVID-19 dan selanjutnya akan melakukan gelar perkara.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Gangguan Kamtibmas Meningkat Lebih Dari 10 Persen

Read Next

Asyik, Ada ‘Jogging Track’ di Waduk Setu