Gunakan Sistem Ranjau, Kurir Sabu Dikendalikan Dari Lapas Porong Dibekuk Polisi Surabaya

Gunakan Sistem Ranjau, Kurir Sabu Dikendalikan Dari Lapas Porong Dibekuk Polisi Surabaya

Konfirmasitimes.com-Surabaya (14/07/2020). Satuan Reserse Narkoba(Satreskoba) Polrestabes Surabaya mengungkap kasus peredaran narkoba yang dikendalikan dari Lapas Porong Sidoarjo.

Dalam pengungkapan tersebut diamankan tersangka berinisial MA (39) dan AW (41) yang kesemuanya adalah warga Surabaya.

Penangkapan keduanya berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/255/A/VII/2020/SPKT/Restabes Sby tertanggal 8 Juli 2020.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol JoHnnu Eddizon Isir mengatakan kasus pengungkapan tersebut bermula adanya upaya peredaran sabu yang dilakukan tersangka AW yang menerima dari salah satu tahanan di Lapas Porong bernama HD.” Tersangka AW mendapatkan barang dari system ranjau di sebuah swalayan di Sidoarjo,” ungkapnya di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (14/07/2020).

Diungkapkan oleh Isir, dari system ranjau tersebut, tersangka AW dapat sabu dari HD seberat 3 Kg.

“Setelah mendapat barang di swalayan, kemudian selang beberapa hari kemudian mendapatkan ranjauan juga berupa narkotika jenis ekstasi sebanyak 6000 butir di jalan Bungurasih Waru Sidoarjo,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Isir, barang narkotika tersebut kemudian diserahkan kepada MA dengan tujuan untuk dikirimkan kepada pemesan yang langsung berhubungan dengan HF dari lapas Porong.

“Peran dua tersangka yaitu mengirimkan diberbagai tempat sesuai dengan petunjuk dari HD dan permintaan dari pemesan dan hasil dari pengiriman barang narkotika tersebut atau mendapatkan upah dari HD sudah banyak yang sudah dijadikan berupa tanah, unit kendaraan bermotor dan satu unit mobil,” jelasnya.

Dari hasil mendapat barang narkotika tersebut, lanjut Isir tersangka AW dan MA sudah sebanyak kurang lebih 10 kali dan maksimal penerimaan sebanyak 7 Kg sabu dan pil Extacy baru sekali.

”Terakhir diterima MA dan AW sebanyak 3 Kg dan ekstasi sebanyak 6000 butir dan semuanya sudah banyak terkirim kepada pemesan,” sambungnya.

Mantan ajudan Presiden RI Jokowi ini mengatakan dalam pengiriman sabu tersebut, keduanya menyisakan 13 bungkus plastic berisikan narkotika jenis sabu dengan berat total lebih kurang 25 gram berikut pembungkusnya.

”3 bungkus plastic berisikan narkotika jenis sabu dengan berat total lebih kurang 15 gram berikut pembungkusnya,” jelasnya.

Dibeberkan juga oleh Isir, kedua tersangka juga didapati mengedarkan juga 1262 butir pil extacy yang siap edar.

“Keduanya ditangkap anggota di Kawasan jalan Simo Gunung Kramat Surabaya dan berhasil menyita barang bukti dengan tujuan untuk diedarkan tapi digagalkan anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya,” jelasnya.

Untuk pasal yang dijeratkan kepada tersangka, kata Johny Eddizon Isir, penyidik akan menjeratnya dengan pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) dan pasal 112 (2) UU RI No 35 tahun 2009  tentang narkotika dengan sanki pidana maksimal 20 tahun penjara.

Sekedar diketahui dalam pasal 114 (2) UU RI No 35 tahun 2009 berbunyi;

Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan dipidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga)

Sedangkan pasal 132 (1) UU RI No 35 tahun 2009 berbunyi:

“Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111, Pasal 112, Pasal 113, Pasal 114, Pasal 115, Pasal 116, Pasal 117, Pasal 118, Pasal 119, Pasal 120, Pasal 121, Pasal 122, Pasal 123, Pasal 124, Pasal 125, Pasal 126, dan Pasal 129, pelakunya dipidana dengan pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal-pasal tersebut

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Masamba Menangis, Banjir Bandang Telan Korban Hingga Akses Susah Dilalui

Read Next

Masamba Tak Kuat Hadapi Ini Sendirian, Butuh Bantuan Anda