Bayi Baru Lahir Menangis di Pemakamannya Sendiri

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/07/2020). Di Rajasthan, India, seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang baru lahir, yang secara keliru dinyatakan oleh para dokter, menangis di pemakamannya sendiri. Ini dilaporkan oleh Times of India.

Menurutnya, perawat yang membatu proses persalinan menemukan anak itu meninggal, setelah itu sang perawat menutupinya dengan kantong plastik dan memberikannya kepada ibunya untuk dimakamkan.

Ketika kerabat dari bayi yang baru lahir bersiap untuk pemakaman, gadis itu tiba-tiba menangis. Ayahnya segera memanggil ambulans, tetapi para dokter baru datang hanya setelah satu setengah jam. 

Pada saat itu, kondisi gadis itu memburuk, dan bayi tersebut akhirnya meninggal.

Keluarga anak itu menuduh staf rumah sakit melakukan kelalaian. Dokter menyangkal jika mereka salah, mengklaim bahwa kerabat mengambil mayat tanpa secara resmi menyatakan status kematian.

Januari lalu, di Karnataka, India, seorang wanita bernama Malatu Chauguli yang dinyatakan meninggal oleh dokter tiba-tiba membuka matanya dan berdiri saat pemakamannya sendiri, The Hindu melaporkan.

Menurutnya, pada hari Rabu Malatu Chauguli dirawat di rumah sakit dengan demam tinggi dan kehilangan kesadaran. 

Dokter berjuang untuk hidupnya, tetapi pada akhirnya mereka memastikan kematian pasien.

Kerabat mengambil tubuh wanita itu dan meninggalkannya di halaman rumah sehingga teman dan keluarga bisa mengucapkan selamat tinggal padanya. 

Pada suatu ketika, wanita itu membuka matanya dan berdiri, dan sontak membuat kaget banyak orang.

Kemudian pada oktober 2019, di Thailand, seorang lelaki di detik-detik terakhir sebelum kremasi istrinya memperhatikan bahwa dia masih hidup, The Sun melaporkan.

Wanita itu dinyatakan meninggal pada 20 Oktober. Setelah itu, tubuhnya dijaga pada suhu rendah, dan keluarga sedang bersiap untuk pemakaman. Pada hari untuk kremasi, suami seorang wanita berusia 70 tahun, Tavin Sopagjorn, melakukan ritual tradisional memandikan tubuh, dan tiba-tiba memperhatikan bahwa wanita tersebut bernafas dan kelopak matanya sedikit gemetar.

“Setelah dia berhenti bernafas pada hari Minggu, kami menempatkan tubuhnya di peti mati, tetapi anehnya tubuhnya tidak solid dan tidak dingin. Selama pemakaman, saya adalah orang terakhir yang menyentuhnya sebelum kremasi. Saya ingin agar dia bisa menjalani kehidupan yang bahagia berikutnya, dan kemudian saya melihat matanya mulai bergerak. Ketika saya mulai mandi, dia tiba-tiba mulai bergerak,” kata Tavin Sopagjorn.

Pria itu segera memanggil ambulan, dan istrinya dibawa ke rumah sakit karena dalam kondisi serius.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Mempelai Wanita Meninggal Di Resepsi Pernikahannya

Read Next

Aceh Izinkan SLTA Belajar Tatap Muka